FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Viu SHort! Penari Larangan, Film Karya Pelajar Majalengka Siap Tayang di 17 Negara

Film Penari Larangan ini mengangkat tema tentang mitos yang beredar di Kecamatan Jatiwangi, tepatnya di Desa Sukaraja. Film ini dibintangi dua Mahasiswa Universitas Majalengka, yakni Firman Abdul Zaelani dan Ilona Tiara Liontin

Film Pendek Penari Larangan ini merupakan produksi Jatiwangi Art Factory bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Majalengka.

Film ini menjadi salah satu dari 16 Film Pendek karya pelajar Indonesia yang masuk dalam program kolaborasi komunitas lokal di 16 Kota dan Kabupaten di Indonesia yang digagas Viu Short

Ke-16 Film itu mengangkat cerita khas di masing-masing daerah. 16 karya film tersebut akan ditayangkan di 17 Negara melalui platform digital Viu.

"Viu di Indonesia memiliki komitmen tidak hanya untuk menghibur, tetapi juga untuk mendukung industri kreatif dengan memberdayakan bakat-bakat di seluruh negeri ini," kata Country Head, Viu Indonesia, Varun Mehta.

Viu sendiri dikenal sebagai layanan streaming video pan-regional over-the-top (OTT) dari PCCW Media Group. Di musim kedua, Viu Shorts! terus menumbuhkan minat dan bakat generasi muda kreator film Indonesia, serta membawa karya mereka ke panggung dunia.

"Kami tidak hanya bangga dengan penghargaan internasional yang telah diraih, tetapi yang lebih penting adalah dua musim Viu Shorts! telah menghasilkan 33 sutradara muda berbakat dan lebih dari 900 kreator muda di industri konten dari 33 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia," kata Varun Mehta.

Dengan dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif d, program Viu Shorts! Season 2 telah digelar di 16 kota selama 8 bulan, dimulai pada Agustus 2019 hingga Maret 2020. Selama delapan bulan, tim Viu Shorts! menjadi saksi antusiasme dan kreativitas pelajar, yang umumnya berusia 14-19 tahun, di berbagai daerah di Indonesia dalam mengangkat kearifan lokal.

Sebanyak 16 cerita hebat telah berhasil diproduksi menjadi 16 film pendek oleh hampir 700 pelajar dan talenta lokal dari 16 Kota dan Kabupaten di Idnonesia.

Ke-16 film pendek Viu Shorts! Season 2 adalah Memargi Antar (Klungkung), Kalang Obong (Kendal), Penari Larangan (Majalengka), Kakaluk Fulan Fehan (Atambua), Dawuk (Cilacap), Danau Pengantin (Tangerang), Bulu Mata (Jakarta Selatan), Melaiq (Mataram), Ikan Merah (Magelang), Kelar Kelor (Kulon Progo), Limo Wasto (Surakarta), Pohon Pengantin (Salatiga), G-Rain (Batu), Lae Pandaroh (Dairi), Kanak Kembar (Sangatta) dan La Love (Palu).

Karya-karya ini diharapkan dapat mengikuti jejak kesuksesan film-film pendek Viu Shorts! Season 1 yang mencatat sejumlah catatan penting. Selain diputar di ajang Cannes Film Festival 2019, film pendek Miu Mai karya pelajar asal kota Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, juga meraih kemenangan dalam kategori Best Short Form Content pada ajang Asian Academy Creative Awards 2019.

Para filmmaker muda ini, kata Varun, akan memainkan peran sangat penting dalam industri ekonomi kreatif Indonesia di masa depan.  "Dengan komitmen tinggi untuk membangun ekosistem yang mendukung keberlanjutan industri konten di Indonesia, Viu akan terus membawa bakat dan cerita Indonesia ke panggung global,” janji Varun.

Setiap tahun, salah satu siswa paling berbakat dalam program Viu Shorts! juga menerima beasiswa untuk belajar Sinematografi di Institut Seni Jakarta selama empat tahun, dan pada saat yang sama menerima kesempatan untuk bekerja secara profesional sebagai bagian dari tim Viu Original di Indonesia.

Sementara itu Chief Marketing Officer PT Paragon Technology & Innovation, Putri Diah Paramita yang mendukung acara ini mengatakan, pihaknya mendukung penuh program Viu Shorts!. Dia beralasan pihaknya dan Viu memiliki visi yang sama untuk membuat perubahan berarti bagi Indonesia.

Putri menyebut Indonesia memiliki bakat-bakat luar biasa di berbagai pelosok negeri ini dan mereka harus diberi kesempatan untuk bisa bersinar dan berkontribusi untuk kemajuan ekonomi wilayahnya.

"Melalui Viu Shorts!, mereka dapat menunjukkan hasil karyanya kepada Indonesia bahkan hingga tingkat dunia. Kami berharap karya-karya brilian dalam Viu Shorts! Season 2 ini juga akan memotivasi dan menginspirasi para pelajar lain di seluruh Indonesia," tuntasnya.

Film-film pendek Viu Shorts! Season 2 dapat dinikmati di aplikasi Viu yang dapat diunduh di App Store, Google Play, dan smart TV tertentu, serta www.viu.com.*


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Berhubungan Intim Ternyata Bisa Sembuhkan Beberapa Penyakit Ini https://t.co/hxCe84oiRu
KITA Cirebon Dekalarasi di TPA Kopi Luhur Bersama Pemulung https://t.co/hi4twvotnY
Tok! DPRD Subang Sahkan APBD Perubahan 2020 https://t.co/GWuwEQfM1Y
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter