FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Sungai di Daerah Sukasari Tercemar Solar Pertamina



Kepala Desa Mandalawangi, Akyas Lesmana mengatakan, selain menyebabkan korban luka-luka dan jiwa, kebocoran pipa yang terjadi pada Kamis (28/8/2014) pagi itu juga menyebabkan tercemarnya lingkungan.

"Sekitar 3 km aliran Sungai Batang dan sekitar empat hektare persawahan tercemar solar yang bocor," kata Akyas kepada Wartawan, Jumat (29/8/2014)

Akyas mengaku belum bisa memastikan berapa kerugian yang terjadi akibat peristiwa tersebut. Saat ini, pihaknya fokus menangani korban, baik yang terluka maupun yang meninggal. "Untuk mengetahui berapa kerugiannya, staf saya masih melakukan pendataan," paparnya.

Terkait ganti rugi, Akyas pun belum menerima jawaban dari Pertamina. Dia mengakui belum tahu apakah BUMN itu akan mengganti kerugian yang diderita warga.

Asisten Manajer External Relation Marketing Operation Region 3 Pertamina, Milla Suciyani mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab atas kerugian yang diderita warga. Termasuk biaya pengobatan bagi korban yang dirawat di rumah sakit.

Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan inventarisasi kerugian yang diderita warga. "Kerugian belum kami hitung, karena kami saat ini fokus menangani para korban," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat peristiwa itu, tiga korban meninggal dunia, yakni Samsudin (50), Zakaria (6), dan Ismail (18). Sementara luka berat ada empat orang, yakni Sri Ningsih (48), Sahrul Saefuloh (15), Muhamad Rizki (7), dan Asim (55). Seluruh korban dirujuk ke rumah sakit di Purwakarta. [inilah]

 

 

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Warga Subang Manfaatkan Batok Kelapa jadi Karya Bernilai Rupiah https://t.co/PG8CipfW22
Kenapa Gempa di Rangkasbitung Getarannya Naik Turun? Ini Penjelasannya https://t.co/9LLdvXunyd
Kementan Fokus Kawal Gerdal Wilayah Endemis Tikus di Subang https://t.co/j5W8GTQYh7
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter