FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Busyet, Ongkos Angkot Subang-Pagaden Rp7 ribu

TINJAU SUBANG- Dampak dari kenaikan harga BBM sudah mulai dirasakan warga. Untuk tarif kendaraan umum misalnya, beberapa jam kenaikan BBM diberlakukan, ongkos mulai menyesuaikan.

Irmawati misalnya. Ia dibuat kaget saat turun dari angkutan umum dari Pagaden ke Subang. Saat dirinya menyodorkan lebaran Rp5.000 sang supir masih meminta Rp2.000 lagi. "Biasanya Rp5.000 untuk Subang-Pagaden atau sebaliknya, sekarang Rp7.000, sambil marah-marah pula mintanya," kata Irma kepada TINTAHIJAU.com, Sabtu (22/6/2013).

Kenaikan Rp2.000 buat Irmawati cukup membebani. Apalagi, sebagai mahasiswa, ia harus pulang pergi kampus dan rumahnya di Pagaden. Artinya, bekal yang disiapkan Irma harus diatas Rp20.000 perhari. Rp14.000 untuk ongkos, dan sisanya untuk air mineral.

"Mau tidak mau, anggaran juga harus naik setiap harinya, kalau sebelumnya Rp20.000 sudah lumayan cukup, sekarng ya kurang," katanya.

Pemerintah setempat, dalam hal ini Dinas Perhubungan harus segera menerapkan kebijakan tarif resmi dan menindak angkutan umum yang menaikan tarif tinggi.  "Pas-pasnya mah Rp6.000, jangan terlalu membebani penumpang lah, BBM aja naiknya Rp1.000, ini angkot naik Rp2.000," harapnya. [annas nashrullah | @jejakAnnas]


Banner Kanan 1
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Ngeyel, Dua Resepsi Pernikahan di Majalengka Terpaksa Dibatalkan https://t.co/r0Hz0iDaKr
Lee Min Ho dan Woo Do Hwan Akan Tampil di Drama 'The King: Eternal Monarch' https://t.co/4F5ZZvCd0o
Pemerintah Siapkan Sanksi Bagi Warga yang Nekat Mudik Lebaran https://t.co/sYwEl7hwBP
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page