FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Misteri Pohon Beringin di Tengah Jalan Blanakan

Pada awalnya pohon ini bukan pohon beringin tetapi pohon kosambi, masyarakat menyebutnya sambi dampyak ,karna daunya yang rimbun menyerupai payung. Hingga kini walau pun telah berganti menjadi pohon beringin masyrakat setempat masih menyebutnya sambi dampyak. Pohon sambi dampayak sudah lama tumbuh dari tahun 1950.

"Pohon ini sudah ada dulu disini belum ramai seperti sekarang masih banyak rawa-rawa, setelah tahun 1970 dibuatlah jalan desa di tegal tangkil menembus blanakan,waktu pembuatan jalan tahun 1970 pohon sambi dampyak di tengah jalan tidak ditebang karna masyarakat disini percaya pohon keramat ini ada penunggunya," ujar warga setempat Dartam (60) kepada TINTAHIJAU.com, Selasa (08/10/2013).

Pada tahun 2000 pohon kosambi ini roboh karna lapuk termakan usia. Kepala desa Tegal Tangkil berencana memotong dahan yang menghalangi jalan ini. Ironisnya, secara mendadak orang yang berkerja memotong dahan, sakit dan meninggal. Warga setempat meyakini pohon sambi dampayak ada kekuatan ghaib di pohon tua tersebut.  "Sudah memakan korban empat orang. Siapa yang berani memotong atau mengganggu pohon ini akan sakit dan meninggal," paparnya.

Dartam menceritakan, warga setempat bermimpi didatangi orangtua berjubah putih agar menanam pohon di bekas lokasi robohnya pohon kosambi ini. Sebagai pengganti pohon sambi dampayak yang di percaya oleh masyarakat dapat menyembukan sakit dengan mengkomsusi daun dan akarnya.

Dulu, di lokasi itu sering ada pertunjukan wayang kulit sebagai tradisi menghormati leluhur atau ruat bumi. Tidak itu saja warga membuat sesajen bagi warga sekitar yang akan mengadakan hajatan.

"Saya berharap perangkat desa disini mau menjaga pohon beringin di tengah jalan ini. bukan untuk menghormati atau takut pada penunggunya tapi pohon beringin ini menjadi ciri desa dalam melestarikan adat dan budaya agar masyarakat disini tidak lupa akan asal-usal dan jati diri desa ini, supaya tercipta keseimbangan antara masyarakat dalam menjaga lingkungan yang asri," ujar Dartam yang merupakan sesepuh desa jaya mukti. [jody winata l @jodyWinata]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini

 


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bedah Rumah, Golkar Subang: Kami Beri Bukti Bukan Obrol Janji https://t.co/XryO13kTtJ
Nadiem Makarim: Dana BOS Boleh Dibelikan Kuota Internet https://t.co/1zp28rVTI4
Polres Subang Terima Penghargaan Sebagai Sahabat Anak dari Kak Seto https://t.co/2C1UWcfQB5
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter