FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Bocah Cirebon Memiliki Kelamin Ganda




Dengan kelamin ganda itu, MCS yang masih duduk di bangku kelas 4 SDN Serang 3 itu  kerap menjadi bahan olok-olokan teman-teman sekolahnya. Tentu saja, "aksi" teman-temannya itu membuat MCS minder. "Kalau sudah dikatain saya malu. Kadang, kjalau sampai rumah saya menangis dan malas berangkat sekolah," kata MCS.

Marchel merupakan anak pertama dari tiga bersaudara, dari pasangan Samudi (40) dan Sumarni (39). Sumarni mengatakan sejak lahir Marchel sudah mengalami kelainan seperti ini. Sumarni pernah bertanya ke salah satu bidan desa soal putranya itu. "Katanya harus periksa ke dokter ahli kandungan untuk memastikan apakah ada organ rahim (seperti wanita pada umumnya) atau tidak. Tapi karena ga punya duit, ya belum dilakukan sampai sekarang," terang Suamrni

Dulu, terang Sumarni, waktu masih ada bapaknya pernah ikut sunatan masal yang diadakan di salah satu rumah sakit swasta di Plumbon tapi ditolak dengan alasan harus dioperasi dulu. Sedangkan untuk biaya konsultasi saja membutuhkan biaya ratusan juta rupiah. "Sudah satu tahun ini saya cerai mas, boro-boro buat berobat bisa makan aja sudah bersyukur." ujar Sumarni

Sumarni hanya seorang pedagang makanan kue bolang-baling. Dia harus menghidupi ketiga anaknya seorang diri, dari keuntungan berjualannya hanya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari dan keperluan sekolah anaknya. Begitupun Samudi, dia hanya serorang pedagang kue. "Sangat sedih sekali, kadang sepulang sekolah marchel nangis jadi saya pun hanya bisa menangis." pungkas Sumarni dengan lirih.

Sungguh ironis, disaat program bantuan kesehatan oleh pemerintah digembor-gemborkan tapi nasib Marchel belum tersentuh bantuan dari pihak manapun. [ibnu syechu]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bukan Hanya Kecupan Manis, Ternyata Ada 10 Fakta Unik Tentang Ciuman https://t.co/6IDiMSg2wV
Sekda Subang: PMI Garda Terdepan Urusan Kemanusiaan https://t.co/0RfqdyeJjz
Go Digital, UMKM Harus Siap Lonjakan Permintaan https://t.co/yJInVDevcG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter