FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Banjir Subang, dari Ojek sampai Mancing Ikan



 


Sejumlah warga, memanfaatkan banjir itu dengan menjadi 'ojek motor' dadakan. Tarifnya lumayan menggiurkan, hingga Rp15 ribu sekali tarik. Dalam kondisi darurat, tidak ada pilihan lain kecuali "ngojek motor". Dengan menggunakan roda dan secara bergotong royong didorong oleh warga yang jumlahnya 5-7 orang, motor akan dibawa menyebrang melewati genangan air.

"Tarifnya sekali tarik itu Rp15 ribu, kita baru kali ini narik motor orang, lumayan bisa nambah penghasilan," kata salah seorang ojek motor, Carya kepada TINTAHIJAU.com, Sabtu (18/1/2013).

Ojeg motor sepertinya sangat berguna bagi warga yang motornya tidak ingin mogok, karena ketinggian air yang tinggi membuat pengendara harus memakai jasa ojeg tersebut. "Kami sudah ngangkut sekitar 15 kali, sekalian dapat untung, ibadah juga karena ngebantu orang,"
imbuhnya.

Sebagian pengendara memang ada yang memaksakan menembus banjir di sepanjang jalan raya Tambahdahan, namun mogok ditengah jalan. "Kalau nggak make ojek ini, kendaraan pasti mogok karena jaraknya lumayan jauh, untuk menembus jalan banjir itu sekitar 150 meter lebih," tambah
Carya.

Salah seorang pengguna sepeda motor, Suwira mengatakan, sangat merasa terbantu dengan adanya ojek motor tersebut karena motornya aman dan terhindar dari mogok. "Kalau nggak pake ojek itu, motor saya pasti mogok, karena banjirnya tinggi banget," kata Suwira.

Di Desa Peringkasap, Kecamatan Pabuaran yang juga tidak luput dari banjir dimanfaatkan warga untuk mancing. Herman (53) misalnya, ia bergegas mengambil jaring dan mencari ikan. Menurut Herman, saat banjir semacam ini, banyak ikan di empang, terbawa arus. "Lumayan pak buat nambah pengurangan pengeluaran uang belanja dapur jadi saya ga beli ikan ke pasar," kata Herman. [Warlan putra | sandy zaenudin]

Berita Selengkapnya Klik di Sini



Berita lain terkait klik di sini

 



 



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

[OPINI] Ketika Media Sosial Jadi Ruang Kampanye Politik - https://t.co/JtXDWmPRR5
Polres Subang Ungkap Kasus Penyalahgunaan LPG Bersubsidi https://t.co/xdH94NJsg5
Hari Santri, Siswa Yayasan Robithoh Subang Belajar Pakai Kain Sarung https://t.co/La1hl7HSNR
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter