FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Bocah SD asal Subang Miliki Kelamin Ganda



 

Ine Febrianti nama bocah itu. Sekilas bocah asal Desa Cicadas, Kecamatan Dawuan, tampak biasa. Namun siapa sangka jika Ine memiliki kelamin ganda. Kondisi fisik yang dialamina itu, membuat Ine berharap ada kejelasan jenis kelamin dirinya. Tidak saja masalah kesempurna fisik, tapi soal "teror" psikologis karena diejek teman-temannya.

Ibunda Ine, Nani mengatakan saat hamil dan lahir, tidak ada beda dengan yang dialami saat dirinya mengandung dan lahir tiga putra sebelumnya. "Saat hamil dann lahir normal, hanya pada bagian kelaminnya ada warna hitam, waktu itu kita jampi-jampi," terang Nina.

Memiliki dua kelamin, berdampak pada psikologis Ine. Siswa kelas 6 SD di daerah Dangdeur itu kerap mendapat ejekan teman sekelasnya. Saat
seperti itu membuat Ine minder dan puncaknya mengadu ke orangtuanya dengan tangisan. "Suka minder kalau diejek sama teman-teman. Padahal
kondisi ini, bukan sesuatu yang diinginkan," lirih Ine.

Melihat kondisi anak bungsunya itu tentu membuat beban bagi orang tuanya, Salkim-Nina. Meski keduanya tidak memiliki pekerjaan, mereka berambisi untuk mengobati anaknya. Sejumlah upaya dilakukan demi sang buah hati. Puncaknya, Agustus 2013 lalu.



Dengan kemampuan seadanya dan bantuan keluarganya, Ine dibawa ke Rumah Sakit untuk menjalani pemeriksaan. Atas saran dokter RSUD Ciereng,
mereka membawa Ine ke RSHS. Semua uang dibutuhkan dan proses pemeriksaan sudah dilakukan. Hanya saja, proses lanjutan (operasi) belum juga dilakukan, dengan alasan menunggu waktu.

"Menurut dokter anak saya ini gen-nya laki-laki. Bahkan sama dokter yang memeriksa namanya sudah diganti laki-laki, Luki Febriansyah. dokernya sudah manggil Luki buka Ine. Secara fisik, Ine tidak haid, dan payudaranya tidak besar," katanya.

"Semua proses dan pengobatan sudah kita tempuh. Dan sekarang menunggu konfirmasi di RSHS soal waktu pemeriksaan. Kita pengennya secepatnya
karena sudah 6 bulan," paparnya.

Meskipun gen-nya cenderung ke laki-laki, namun selama ini Ine buang air kecil dari bagian kelamin wanitanya. Soal hasil pemeriksaan dokter, Ine tidak banyak berspekulasi soal jenis kelaminnya. Laki-laki maupun perempuan, buat dia harus disyukuri. Kendati di kehidupan sehari-hari Ine, sikap kelaki-lakiannya lebih menonjol. Misalnya, dia memiliki hobby sepak bola. "Kalau main sama semuanya, cewek dan cowok," katanya.

Harapan Ine dan orang tuanya, sepertinya bakal segera terrealisasi. Anggota DPR RI Linda Megawati yang menemui keluarga Salkim menjanjikan akan membantu proses medis di RSHS. Apalagi menurut dia, proses sudah dilakukan tinggal menunggu waktu operasi.

"Seperti waktu menangani Irwansyah (operasi anus) kita akan komunikasi dengan RSHS untuk dibantu. Insya Allah kita bantu sampai selesai dan Senin besok kita bawa ke RSHS," kata Caleg Demokrat dapil Subang, Majalengka, Subang tersebut. [annas nashrullah l @annas_th]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini



Berita lain terkait klik di sini

 



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Majalengka Pada 23 Oktober 2021 https://t.co/TcVFRJoKHB
Jadwal Sholat Fardhu untuk Wilayah Subang Pada 23 Oktober 2021 https://t.co/q7oFJkFzbo
Jawaban Menohok Wanita Indonesia yang Menikah dengan Pria Asing Saat Netizen Bilang Tak Pantas https://t.co/Wu24Eg5UJO
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter