Tintahijau.com | Portal Berita Subang

Rabu, 19 Juni 2013
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Karyawan PT. Buma Purwadadi Tewas di Kontrakan Karyawan PT. Buma Purwadadi Tewas di Kontrakan TINJAU PURWADADI- Seorang karyawan PT Buma, Amit Sutrisno (4...
Sunset Cafe, Paduan European Food dan Live Music Sunset Cafe, Paduan European Food dan Live Music TINJAU,SUBANG- Sunset cafe di Jalan MT Haryono, Subang, sep...
Kapolres Datang, Stok BBM di Subang Aman Kapolres Datang, Stok BBM di Subang Aman TINJAU SUBANG- Kapolres Subang AKBP Chiko Ardwiatto menggela...
Setujui Kenaikan BBM, HMI Subang: Bubarkan DPR Setujui Kenaikan BBM, HMI Subang: Bubarkan DPR TINJAU SUBANG- Belasan aktivis HMI Subang mengecam Farksi DP...
Kerahkan 100 Personil, Satpo PP Tertibkan Baligo Liar Kerahkan 100 Personil, Satpo PP Tertibkan Baligo Liar TINJAU SUBANG- Satuan polisi pamong praja (satpol PP) bersam...
Inilah Pasangan Calon Bupati Subang 2013 Inilah Pasangan Calon Bupati Subang 2013 TINJAU SUBANG- Tuntas sudah tahapan pendaftaran pasangan cal...

Video Mesum Ustadz Gaul Beredar

TINJAU PAMEKASAN- Soal seks bukan saja milik orang awam. Buktinya, seorang ustad di Pameksan, Madura tega mencabuli bocah ingusan berusia 14 tahun. Parahnya lagi, dalam aksinya itu oknum ustadz itu diteman empat orang lainnya.

Aksi bejatnya itu kini meresahkan warga. Pasalnya, video pencabulan yang dilakukan ustadz cs kepada bocah ingusan itu beredar ke publik dengan judul "Larangan Badung Bergetar" yang terdiri dari 10 file berdurasi masing-masing sekitar satu menit.

Dalam rekaman video yang kini banyak beredar di handphone warga ini terlihat dengan jelas seorang perempuan sedang dicabuli secara beramai-ramai dengan cara dipaksa. Perempuan ini terlihat ketakukan dan tidak berdaya menghadapi kelima orang lelaki tersebut, sehingga terpaksa harus melayani perbuatan bejat mereka.

 

Kapolsek Palengaan AKP Fauzan membenarkan adanya peredaran video mesum ustad bersama empat orang temannya. "Kami memang telah melakukan penyelidikan, terkait kasus ini," katanya Fauzan seperti dikutif ANTARA Ia menuturkan kasus perbuatan mesum yang dilakukan seorang ustad bersama empat orang temannya itu terungkap, setelah video itu beredar luas di kalangan masyarakat dan mereka mengenali semua pelakunya.

Aksi pencabulan ini dilakukan di sebuah bukit Peltok dan kejadiannya sudah berlangsung sebulan lalu. Kasus peredaran video mesum di Pamekasan kali ini merupakan kali kedua. Sebelumnya juga sempat beredar video mesum yang yang palakunya merupakan oknum guru TK di wilayah Kecamatan Pakong, dan pelakunya telah diproses hukum oleh Polres Pamekasan.

 

Tambahkan Komentar

Kode Keamanan
Perbarui

DSS Radio