Tintahijau.com | Subang News Online

Jadi Lumbung Padi, Petani Subang Belum Sejahtera

TINJAU SUBANG- Nasib miris masih dialami petani Subang. Meskipun kabupaten Subang merupakan daerah lumbung padi, namun petani di daerah tersebut belum mensejahterakan.

Kondisi itu dipicu karena belum keberpihakan pemerintahan terhadap petani. Anggota DPRD Subang Mimin Hermawan menegaskan ada tiga permasalahan yang menyebabkan petani di daerah Subang belum tersejahterakan.

Diantaranya kebijakan anggaran pemerintah setempat masih dinilai minim. Pada tahun ini, kata Mimin, anggaran kegiatan untuk petani hanya Rp1.3 miliar, padahal idealnya untuk 84.163 ha luas area pertanian di Subang, sedikitnya membutuhkan antara Rp5 miliar sampai Rp6 miliar.

"Masalah SDM petani pun masih menjadi permasalahan, mereka kurang faham bagaimana cara penggunaan pupuk dan pestisida dengan baik serta memperlakukan tanah yang baik dan tetap stabil. Sementara petugas PPL, untuk 1 PPL (Petugas Penyuluh Lapangan) harus mengcover 2-3 desa itupun berusia tua," papar Mimin kepada INILAH.COM, Senin (20/2/2012).

Masalah yang mendasar dalam pertanian, imbuh Mimin, adalah ketersediaan air dan pupuk. Menurut anggota DPRD asal Pantura itu, ketersedian dua item sering memicu masalah di pertanian.

Dia mencontohkan, kondisi perairan untuk pertanian, pada saat kemarau areal pertanian mengalami kekeringan. Sebaliknya, pada saat hujan areal pertanian mengalami banjir. Hal itu disebabkan kedangkalan sungai yang terkesan diacuhkan oleh pemerintah setempat.

Hal yang sama juga terjadi pada ketersediaan pupuk. Pada saat petani membutuhkan, terang Mimin, harga pupuk di lapangan di atas HET. Kondisi itu mengakibatkan petani harus gambling dengan harga pupuk yang melangit.

"Dengan kondisi itu, hasil pertanian setiap panen mengalami berkurang, dari seharusnya 7 ton perhektare (bersih), mereka hanya mendapatkan 4 ton. Kuncinya adalah kemauan pemerintah untu membenahi itu. Ini kan miris, Subang disebut lumbung padi, faktanya petani belum sejahtera," imbuhnya.

 

Comments  

 
0 #1 Ceps 2012-02-24 22:05
Saat panen...padi nya dijual semua.
Untuk makan sehari-hari ? Beras nya malah beli..
Jadi sebenernya menanam padi itu untuk siapa?
Quote
 

Add comment

Security code
Refresh

banner
banner

Anak Mantan Bupati, Bakal Ramaikan Pilkada Subang

Anak Mantan Bupati, Bakal Ramaikan Pilkada Subang

TINJAU Ciater - Nama Komisaris PT Sariater Subang, Edi Setiadi dikabarkan bakal maju dalam Pemilihian Kepalada Daerah (Pilkada) Subanf 2013 mendatang.

K...

Persib Siap Tempur Hadapi Pelita Jaya

Persib Siap Tempur Hadapi Pelita Jaya

Pelatih Persib Bandung Robby Darwis mengatakan sudah mengantongi beberapa pemain yang siap dipasang sebagai starter. Namun semua masih belum fix, me...

Loker: Dicari Koki Kopi Untuk Subang

Loker: Dicari Koki Kopi Untuk Subang

Kedai Paste, menjual berbagai macam jenis minuman kopi, mencari koki (juru masak) dengan persyaratan sebagai berikut :

• Pria/Wanita (diutamakan Pria) •...

Samsung Galaxy Fit Review: Android Froyo Berkamera 5 MP di Harga Rp 2,3 Juta

Samsung Galaxy Fit Review: Android Froyo Berkamera 5 MP di Harga Rp 2,3 Juta

Kami berturut-turut mengulas seri Galaxy-nya Samsung. Kini giliran Samsung Galaxy Fit berada di tangan. Menariknya, ponsel berbasis Android ini memiliki...

Previous Selanjutnya

mau agenda instansi, komunitas dan atau lainnya di tampilkan di TINTAHIJAU.com? kirim agenda Anda maksimal H-3 ke red.tintahijau@gmail.com

kegiatan komunitas atau punya usaha kuliner dan ingin diliput dan di tampilkan di TINTAHIJAU.com? kirim informasi singkat ke red.tintahijau@gmail.com

mau pasang iklan lowongan kerja? jadilah perusahaan Anda yang pertama yang mendapat jutaan pasang pembaca TINTAHIJAU.com. kirim naskah dan foto perusahaan Anda sekarang juga ke red.tintahijau@gmail.com GRATIS

kirim surat pembaca dan opini Anda ke email red.tintahijau@gmail.com. sertai identitas dan alamat lengkap


Gabung di Facebook!
Gabung di Twitter!
RSS Feed!