TINJAU SUBANG- Hati-hati jika melintas di Jalan Ki Hajar Dewantara, Subang. Karena di jalur akses pendidikan itu puluhan lubang ukuran jumbo berpotensi mengundang kecelakaan tunggal dan mencelakakan pengendara, khususnya kendaraan roda dua.
Jalur yang menjadi jalan alternatif yang menghubungkan Jakarta-Bandung itu, seperti tidak bertuan. Sejumlah titik jalan tampak rusak parah dan berlubang. Tidak hanya ukuran lubang yang menganga besar juga memiliki kedalaman hingga sekitar 30 cm.
Sebenarnya pemerintah pada beberapa bulan lalu melakukan perbaikan jalan. Sayangnya perbaikan hanya dilakukan beberapa meter saja atau dari depan Gedung Pramuka sampai Kantor DPD PKS Subang. Sisanya, kerusakan jalan dibiarkan rusak.
Di lokasi itu, terdapat lembaga pendidikan, baik sawasta maupun negeri. Dari tingkat Sekolah Dasar, SMA, sampai Sekolah Tinggi. Karena jalan dibiarkan rusak, pelajar, mahasiswa dan pengguna jalan mengeluhkan kerusakan kondisi tersebut.
"Apalagi kalau hujan, badan jalan itu tertutup oleh air. Jadi mereka tidak tahu ada lubang, makanya tidak sedikit yang jatuh," ujar Ujang kepada TINTAHIJAU.COM
Kondisi kerusakan jalan di jalur itu sudah terjadi sejak lama. Informasi yang diterima, kerusakan jalan terjadi sejak beberapa bulan lalu, dampak dari jalur tersebut ramai dilintasi kendaraan dengan beban angkutan berat, seperti air mineral, pasir dan batu.













