"Untuk eksperimen, mereka memanfaatkan beberapa komputer bekas yang sudah rusak parah. Diambil sesuai kebutuhan, dalam 2 hari mereka sudah bisa mengaktifkan komputer," kata Ketua Jurusan Tekkhnik Komputer Jaringan (TKJ) SMK Bina Putera, Dewi Yulianti kepada TINTAHIJAU.COM
Tidak puas dengan komputer, kata Dewi, pihaknya akan melakukan pembekalan kemahiran siswa untuk membuat netbook dan digital proyektor atau infocus. Secara intensif, 16 siswa TKJ itu akan digembleng dan ditempa pembuatan notebook.
Untuk sample, pihak sekolah mendatangkan netbook karya SMKN 2 Cikarang. Demikian juga bahan dasar laptop, akan didatangkan dari SMK yang sudah memproduksi ratusan netbook.
Wali Kelas TKJ Iwan Kurniawan menyatakan dalam 1-2 tahun ke depan, pihaknya akan memfokuskan kemahiran siswa pada perakitan alat lunak. Artinya sejauh karya siswa itu baru menjadi bagian dari pelajaran atau praktikum siswa.
Pada 2014 mendatang, SMK akan menjadikan karya siswa itu untuk komersil atau pemenuhan pasar sesuai yang dibutuhkan. Pasal strategis yang menjadi sasaran adalah sekolah dan kantor instansi pemerintahan.
"Ini masih tahap pembekalan saja meskipun sudah menghasilkan karya. Pada 2 tahun ke depan semoga bisa dimanfaatkan publik, minimal untu sekolah dan kantor," kata Iwan.
Kemahiran dan keterampilan merakit dan membuat komputer, netbook dan infocus, ke depan akan menjadi icon SMK Bina Putera. Karena, imbuh Iwan, satu-satunya SMK di Subang yang memiliki produk ketrampilan siswa semacam itu baru SMK Bina Putera.
"Ini akan menjadi icon sekolah kami. Secara perlahan tapi pasti apa yang diinginkan insya Allah tercapai. Ini bukti konsistensi kami mencetak alumni yang siap pakai setelah mereka lulus," beber Kepala Sekolah SMK Bina Putera Epi Nurdin.













