TINJAU SUBANG- Kondisi rusak dan kumuhnya laut di pantura menarik perhatian puluhan pelajar Subang. Mereka berencana akan menyapu bersih sampah di perairan laut pantura.
Puluhan pelajar yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pelajar Pecinta Alam (FKPPA) dari 17 SLTA se Kabupaten Subang pada Minggu (18/9/2011) mendatang akan menggelar aksi bhakti sosial dengan membersihkan sampah yang ada di perairan laut dari Pondok Bali hingga Pantai Kalapan Patimban.
Aksi sosial yang dicetuskan para pelajar itu muncul dari rasa keprihatinan terhadap kondisi laut saat ini dan kepedulian pelajar kepada warga pesisir yang kerap menjadi korban banjir.
Dari hasil survey ke lokasi, menumpuknya sampah di perairan laut memberi andil terjadinya banjir yang melanda warga pesisir.
"Banyaknya sampah di perairan, selain mengakibatkan pencemaran lingkungan juga berpotensi terjadinya banjir," ujar humas FKPPA Billi Maulana Firdaus kepada TINITAHIJAU.COM, Minggu (11/9/2011).
Untuk menunjang kegiatan itu, belasan anggota FKPPA scara kreatif menggalang pengumpulan dana di perempatan wisma Karya Subang. Mereka memanfaatkan pengguna kendaraan yang melintas di ruas jalan yang menghubungkan Bandung-Jakarta.
"Ini untuk akomodasi pada saat kami turun kelapangan minggu depan. Rencananya sampai besok kita melakukan penggalangan dana," imbuhnya.
Aksi sosial itu untuk kedua kalinya yang dilakukan oleh pecinta alam itu. Pada tahun sebelumnya, aksi sosial dilakukan dengan membantu evakuasi dan penyelamatan warga yang terkena banjir di daerah Legonkulon.













