TINJAU SUBANG- Dinas Pendidikan memastikan ambruknya bangunan ruang kelas baru SDN Sukamulya Desa Rancajaya, Kecamatan Patokbeusi disebabkan angin kencang yang terjadi di daerah itu.
Kepala Bidang TK & SD Dinas Pendidikan Subang Mas Indra Subhan menyatakan dari hasil keterangan sejumlah saksi mata saat kejadian itu, penyebab ambruknya RKB SDN itu disebabkan terjangan angin kencang yang menyerupai angin puting beliung.
"Dari hasil keterangan saksi-saksi dari Kepala Desa, Kepala Sekolah, Guru dan warga setempat, itu diakibatkan angin kencang seperti puting beliung selama 10 menit," ujar Indra kepada TINTAHIJAU.COM di ruang kerjanya, Selasa (13/9/2011).
Indra memaparkan, kondisi bangunan RKB yang sedia akan digunakan untuk kelas 2 itu masih dalam proses pemb angunan atau sekitar 60%. Bangunan itu belum digunakan untuk kegiatan belajar mengajar siswa.
Ia sendiri enggan mengomentarsi spekulasi soal kualitas pembangunan yang dilaksanakan komite sekolah. Sebaliknya, pihaknya saat ini lebih memfokuskan pada pembangunan kembali RKB.
"Kita akan upayakan semaksimal mungkin untuk menganggarakan dalam APBD Perubahan untuk pembangunan RKB kembali, sekitar Rp92 jutaan," imbuhnya.
Jika sebelumnya luas RKB itu hanya berukuran 7x7 meter, maka pembangunan RKB nanti diperluas menjadi 7x8 meter. Pelaksananyapun akan diserahkan pihak ketiga, bukan oleh komite sekolah yang sebelumnya mengerjakan bangunan RKB yang pada akhir pekan kemarin ambruk dan rata dengan tanah.













