TINJAU SUBANG- Pelaksanaan ekspose hasil kajian pemekaran yang digelar di Hotel Lotus, Jl. Soeparto, Subang diwarnai aksi protes dan boikot dari sejumlah warga Subang.
Bahkan berulang kali salah seorang warga meminta Bambang untuk keluar dan memboikot agenda ekspose. Usai mentampaikan unek-uneknya, Bambang dengan beberap warga Pantura meninggalkan lokasi disusul Dewan Penasehat FPPKS Otong Rosadi.
Meskipun sempat diwarnai aksi protes dan boikot, namun tidak menggangu proses pemaparan hasil kajian pemekaran di 14 Kecamatan di daerah Pantura. Tim PT Saecon Comunication tetap menyampaikan hasil kajiannya kepada audience yang datang dari eksekutif dan legislatif.
Audience pun diberi kesempatan untuk menyampaikan pandangannya. Seperti ketua Komisi A DPRD Nining W Suherman mengisyaratkan, Pantura bisa merdeka butuh waktu 20 tahun lagi. "20 tahun lagi baru bisa terwujud," katanya.













