TINJAU SUBANG- Banjir rob air laut yang langganan merendam warga di dua desa di Kecamatan Legonkulon, akhirnya menjadi perhatian para wakil mereka di gedung DPRD Subang.
Setidaknya, masalah banjir itu sempat disinggung oleh Fraksi PKS pada pemandangan umum menanggapi RAPBD 2012 mendatang. Dalam salah satu klausul, PKS menanyakan sikap Pemkab Subang terkait banjir yang melanda ribuan warga di Kecamatan Legonkulon.
PKS menyesalkan sikap pemkab yang terkesan tidak serius menangani masalah banjir Legonkulon. Padahal dampak yang ditimbulkan mengakibatkan terganggunya kegiatan pendidikan aktivitas ekonomi dan tingkat kesehatan warga setempat menurun.
"Mereka juga adalah masyarakat Subang, apakah kita akan biarkan mereka terus seperti itu? Jeritan mereka ternyata belum direspon serius pemerintah," kata Sekretaris FPKS Sugiyanto.
Sugianto meminta, jika anggaran daerah dianggap tidak memadai, Pemerintah segera melakukan komunikasi dengan pemerintah Pusat untuk menangani masalah banjir rob air yang terjadi sejak 2006 lalu.













