T
INJAU TANJUNGSIANG- Seniman tradisional seperti kacapi pantun tampaknya butuh energi lebih besar lagi untuk bertahan di tengah persaingan modern saat ini.
Pasalnya, keberadaan seni tradisional itu masih dianggap sebelah mata dan terpinggrikan di daerah sendiri. Kondisi itu membuat prihatin anggota DPRD Subang Hendra Purnawan. Ia berharap pemerintah setempat memberi porsi perhatian lebih banyak lagi kepada pelaku dan eksistensi seni tradisional.
"Kekayaan seni dan budaya membuat saya bangga menjadi warga Subang. Ini patut dipertahankan dan pemerintah hukumnya wajib untuk membina seniman ini," ujar Hendra kepada TINTAHIJAU di sela pementasan seniman kacapi pantun di bale Desa Tanjungsiang.
Hendra menyatakan, dengan pelestarian dan pembinaan seni dan pelaku seni tradisional selain terpeliharanya seni dan regenerasi, secara tidak langsung pemerintah ikut andil dalam meningkatkan perekonomian warga.
Karena kata Hendra, dengan keahlian dan kemahiran bermain seni bisa menafkahi eluarganya. "Kepada masyarakat tentunya harus punya respons yang positip tidak semata hanya memandang sebelah mata terhadap seniman ini," imbuhnya.
Lebih jauh, hendra menegaskan, kekuatan dan kejayaan suatu daerah dapat tercapai juga tergantung dari bagaimana pemerintah dan masyarakat menghargai dan melestarikan seni dan budaya tradisional yang memiliki nilai sejarah dan filosfis kuat.(san)













