"Namun demikian yang menjadi keprihatinan saya terhadap Musren kadang masyarakat desa antusias, bahkan harus meninggalkan dapurnya, meninggalkan pekerjaan mencangkulnya. Tetapi pas pelaksanaan Musren di tingkat Kabupaten apa yg menjadi keinginan masyarakat hilang begitu saja," paparnya.
Penghilangan aspirasi itu berada di tingkat Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Subang. "Karena pagu anggaran yang diberikan oleh Pemda terhadap desa melalui Musren sudah sangat jelas, knp itu harus hilang. Ini harus menjadi perhatian kita bersama," imbuhnya.
Sebelumnya, dalam Musrembang, mayoritas warga berharap ada perbaikan infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi ekonomi masyarakat setempat.













