Pelaksanakan Muskab XIII DPD KNPI Subang pada Sabtu (5/2012) itu merupakan rangkaian akhir dari proses panjang dengan keinginan kuat untuk menyelamat organisasi. Ada sebanyak 40 OKP untuk meminta segera diselenggarakannya Muskab sejak awal tahun ini.
Muskab KNPI berujung dengan terpilihnya Iman Sulaiman menggantikan Ketua KNPI sebelumnya, Waliyudin. Atas munculnya tudingan negatif di awal langkahnya itu, Iman buka mulut. Ia membantah jika Muskab dituding illegal.
"Pelaksanaan Muskab KNPI yang menghasilkan saya sebagai Ketua adalah yang sah sesuai AD/ART. Argumentasi apapun yang disampaiakan atau terlentor di kalangan pupuhu organisasi pasca selesainya Muskab itu bagian dinamika untuk semakin memperjelasnya nilai demokrasi yang saat ini percaya secara sah untuk memimpin KNPI selanjutnya," papar Iman kepada TINTAHIJAU.com
Iman menegaskan, Muskab adalah tanggungjawab dari pengurus DPD KNPI Subang, bukan DPD KNPI Jabar. Artinya, imbuhnya, kurang tepat jika gugatan legalitas Muskab terhadap DPD KNPI Jabar.
"Saya kira itu terlalu premature penyimpulan seperti itu, maka wilayah penyimpulan dan penafsiran tidak ada dalam mekanisme musyawarah yang ada adalah mufakat dan sah setelah pimpinan sidang membacakan konsiderannya," paparnya.
Lebih jauh, Iman memaparkan, indikator terlaksananya Muskab tidak cukup dinilai dari kedewasaan tetapi harus diikuti dengan keberanian.
"Saat ini saya dipercaya untuk memimpin DPD KNPI Subang berawal dari niat yang dijalin dengan silaturahmi diantara OKP, PK dan elemen lainnya, disitulah integritas terbangun untuk menjalankan amanah organisasi DPD KNPI Subang kedepan," jelasnya..
Sebagai Ketua terpilih, Iman mengapreisasi sikap ketua DPD KNPI demisioner, Waliyudi. Menurut dia, Waliyudin berjiwa besar dan mengindahkan nilai demokrasi. Alasannya, sebelum pelaksanaan Muskab, ia bersama Waliyudin mendatangi DPD KNPI Jabar untuk memohon restu dan akan segera dilaksankan Muskab dengan membentuk kepanitiaan SC dan OC sebelumnya.







Comments
RSS feed for comments to this post