TINJAU SUBANG- Di Indonesia, makanan sejenis martabak sudah ada sejak puluhan tahun lalu. Namun dengan racikan dan kemasan yang disesuaikan dengan kebutuhan, membuat martabak tetap menjadi magnet bagi penikmatnya.
Tidak sulit untuk mendapatkan Martabak di Kota Subang. Salah satunya adalah martabak yang ada di Pasarbaru, Pujasera Subang. Olahan dan paduan bumbu martabak itu membuat martabak milik Asep itu tetap digemari warga.
Asep bersama istrinya, Mala, biasa mangkal di Pasarbaru Pujasera Subang itu dari pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB. Meskipun gerobak Martabaknya tanpa label nama, namun hampir setiap harinya Martabak olahannya diserbu warga.
Ada dua jenis martabak yang ditawarkan Asep, yaitu Martabak Telor dan Manis. Sekilas, tidak ada yang baru dari jenis martabak, namun untuk satu jenis Martabak, Asep memanjakan pelanggannya dengan berbagai pilihan.
Martabak Telor misalnya, ia membedakan dengan empat jenis. Seperti paket biasa, spesial, istimewa dan dobel. Tentu saja, karena masing-masing paket memiliki kelebihan dan kelezatan khas, harga keempat paket itu memiliki nilai berbeda, antara Rp13.000 hingga Rp30.000.
Sementara untuk Martabak Manis, Asep mengajak pelanggannya untuk ekspedisi lidah berbagai rasa martabak. Seperti Kacang cokelat, Special keju, Spesial kismis, Keju kismis, Martabak pisang hingga Keju pisang. Harganyapun masih terjangkau, yakni antara Rp10.000 sampai Rp17.500.
"Ada racikan khusus yang membuat martabak ini berbeda dengan lainnya. dan ini kenapa pelanggan saya datang lagi ke sini," kata Asep kepada TINTAHIJAU.COM.













