Ya Allah, Plis Dengarkan Jerit Kegelisahan Pohon di Subang ini

Siang itu melintas di Jl. Marsinu Subang. Meskipun jalannya kecil, jalur alternatif ini cukup ramai. Apalagi di wilayah itu, ada Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, perguruan tinggi hingga sebuah rekreasi kolam renang.

Sisi jalan yang masih dipenuhi pohon besar, membuat suasana jalur ini adem, hijau dan nyaman. Namun siapa sangka, sekitar 75 meter sampai di pertigaan yang menghubungkan lampu merah tegal Kalapa dan Cidahu, mata kita akan dikejutkan oleh pemandangan yang tidak lazim.

Tumpukan sampah mengepung sebuah pohon besar yang ditempeli tulisan: Dilarang Buang Sampah di Sini. Pemndangan kontradiktif ini menjadi daya tarik bagi sebagian pengendara yang melintas di jalur itu. Kebanyakan dari mereka hanya geleng-geleng kepala untuk mengekpresikan pemandangan kontradiktif tersebut.

"Aneh, sudah jelas ada tulisan larangan buang sampah, tapi sampah-sampah itu menumpuk. Atau mungkin yang dimaksud "DI SINI" itu di pohon bukan di sekitaran pohon," celetuk Euis sambil geleng kepala.

Andai Pohon Mahoni itu bisa ngomong. Mungkin akan mengatakan: dengarkan, jerit suara hati ini....

@MangSiHejo


TRENDING TOPIC

Banner Kanan 1
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Tak Bermaksud Mencurigai, Bupati Subang Minta Waspadai Pemudik dari Zona Merah https://t.co/nKtjd3JKZZ
Hasil Rapid Test, Adik Pelaut di Majalengka Dinyatakan Negatif COVID-19 https://t.co/bGmdA1K2Lj
Lagi Viral! Ucapan HUT Subang Dedi Mulyadi https://t.co/z7Ahr9dCkx
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page