FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Inilah Dampak Buruk Jika Ortu Terlalu Memanjakan Anak



Semua orangtua pasti ingin yang terbaik untuk anak-anaknya. Tapi bukan berarti terlalu memanjakannya. Perlu diketahui bahwa terlalu memanjakan anak akan membawa dampak buruk bagi perkembangannya di kemudian hari. Memanjakan anak secara berlebihan juga merupakan sebuah kesalahan besar yang menyebabkan rapuhnya jiwa anak.

Muhammad Al-Hamd dalam bukunya nenegaskan bahwa mendidik anak dengan pemanjaan akan merusak fitrah/naluri baik anak, melenyapkan keistiqamahan, membasmi kewibawaan dan keberaniannya. Sehingga, anak tumbuh dan terbiasa hidup mewah, royal, bersuka ria, egois, dan hanya mementingkan diri sendiri.

BACA JUGA:
Catat ya Moms, Jika Terpaksa Harus Ajak Anak Keluar Rumah Saat Pandemi
Anak Anda Suka Membantah? Begini Cara Mengatasinya
Mengajari Benar dan Salah Kepada Anak Bukan dari Hukuman
Cara Mendamaikan Si Kecil yang Sering Berantem dengan Saudaranya

Abdullah Nashih Ulwan menegaskan bahwa pemanjaan yang berlebihan akan menumbuhsuburkan sifat penakut dan rendah diri, menghilangkan kejantanan dan keberaniaan, melemahkan rasa percaya diri anak, mengarahkan anak, padaa peyimpangan dan keinginan untuk mengasingkan diri dari teman-temannya.

Muhammad Rasyid Dimas menyebutkan dampak buruk pemanjaan terhadap kepribadian anak, yakni:

1.  Anak tidak mandiri dan tidak mau melakukan sesuatu kecuali bila mendapat bantuan orang lain. Ia mengalami keterlambatan kematangan.

2. Anak akan terus-menerus minta perlindungan dan tidak mudah melepaskan diri dari orang tuanya.

3.  Anak tidak memiliki kesadaran akan tanggung jawab dan tidak menghormati tanggung jawab.

4.  Anak memiliki sikap egois dan posesif (selalu ingin memiliki). Dan jika keinginannya tidak terpenuhi ia sangat mudah putus asa.

5. Anak kurang memiliki rasa percaya diri, tidak bisa membuat keputusan, merasa selalu gagal dan merasa selalu kalah dalam menghadapi lika-liku serta problematika kehidupan.

6. Anak tumbuh menjadi orang yang acuh tak acuh dan tidak mengindahkan aturan.

Pendidikan anak yang memanjakan sama halnya dengan pendidikan anak yang penuh kekerasan, dalam hal “menindas” perkembangan jiwa  anak. Pendidikan yang keras menindas rasa percaya diri dan motivasi anak, sedangkan pendidikan yang memanjakan menindas kemandirian anak.

Sumber: islampos | Foto: Ilustrasi/Pexels

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Ada Jasad WNI Ditemukan Dalam Koper di Arab Saudi https://t.co/vd7t3UY0Ok
Hallo Desember!, Inilah Quotes Tentang Bulan Desember https://t.co/WpSP2fuIYL
Catat!, Ini Caranya Agar HP Android Anda Aman dari Serangan Saiber https://t.co/civ8kjvM8o
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter