FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Inilah Indikator Keluarga yang Sehat



Sehat dimulai dari diri sendiri dan tentunya juga harus dimulai dari lingkungan tekecil dan terdekat kita yaitu keluarga. Dalam mewujudkan Indonesia yang sehat, pemerintah memiliki berbagai macam program dan salah satunya adalah mewujudkan keluarga sehat melakui 12 indikator keluarga sehat. Apa yang dimaksud dengan indikator keluarga sehat?

Apa Itu Indikator Keluarga Sehat?

Indikator keluarga sehat adalah indikator utama yang digunakan sebagai penanda status kesehatan suatu keluarga. Adanya indikator keluarga sehat ini adalah bagian dari pelaksaan Program Indonesia Sehat.

Dikutip dari laman Kementrian Kesehatan RI, Program Indonesia Sehat merupakan program utama penggabungan kesehatan yang dilaksanakan melalui Rencana Strategis Kementrian Kesehatan tahun 2015-2019. Program ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kesehatan R.I. Nomor HK.02.02/Menkes/52/2015.

Tujuan dari adanya 12 indikator keluarga sehat adalah untuk membangun kesehatan masyarakat tentang menjaga kesehatan. Jadi, sehat bukan hanya tentang berobat ketika sakit saja, tapi sehat juga dimulai dari kebiasaan sehari-hari untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari berbagai macam penyakit.
12 Indikator Keluarga Sehat

Keluarga yang dimaksud dalam program ini adalah keluarga yang terdiri dari keluarga inti yaitu ayah, ibu, dan anak. Jika terdapat anggota keluarga lain dalam rumah tangga, maka rumah tangga tersebut dihitung memiliki lebih dari satu keluar. Berikut adalah 12 indikator keluarga sehat yang harus terpenuhi oleh keluarga sehat.

1. Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB)

Indikator keluarga sehat yang pertama adalah keluarga harus mengikuti program Keluarga Berencana (KB). Program ini bertujuan untuk menekan angka kelahiran di Indonesia. Progam Keluarga Berencana memiliki slogan ‘dua anak lebih baik’. Selain menekan angka kelahiran, program KB juga mempermudah untuk mengatur jarak kelahiran satu anak dengan anak selanjutnya.

2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan

Indikator yang kedua dari 12 indikator keluarga sehat adalah melakukan persalinan di fasilitas kesehatan. Seperti yang kita ketahui, di beberapa daerah di Indonesia mungkin masih banyak ibu yang melakukan persalinan bukan di fasilitas kesehatan.

Hal ini jauh lebih berisiko bagi keselamatan ibu dan bayi dibandingkan melahirkan di fasilitas kesehatan dibantu oleh tenaga medis. Selain itu, ibu hamil juga diimbau untuk melakukan pemeriksaan secara rutin selama kehamilan.

3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap

Imunisasi dasar lengkap untuk bayi juga menjadi salah satu dari 12 indikator keluarga sehat. Jenis imunisasi yang termasuk imunisasi dasar adalah seperti imunisasi hepatitis B, polio, BCG, campak, dan pentavalen (DPT-HB-HIB). Di luar imunisasi tersebut, orang tua juga harus tetap memantau kebutuhan imunisasi anak.

4. Bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif

Indikator selanjutnya yang termasuk ke dalam 12 indikator keluarga sehat adalah bayi mendapatkan ASI eksklusif pada usia 0-6 bulan. Bukan berarti penggunaan susu formula dilarang sama sekali, namun akan lebih baik ASI eksklusif diberikan selama sang ibu dan anak tidak mendapatkan kendala dalam pemberian ASI eksklusif ini.

5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan

Indikator selanjutnya dalam 12 indikator keluarga sehat adalah balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan. Sangat penting untuk mengawasi anak pada masa pertumbuhannya agar jika terjadi masalah pada pertumbuhan dapat ditangani dengan lebih cepat. Maka dari itu, orang tua harus secara rutin membawa anaknya ke posyandu atau melakukan pemeriksaan rutin ke dokter.

6. Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar

Tuberkulosis paru membutuhkan perawatan intensif yaitu penggunaan obat yang harus konsisten dalam masa tertentu. Jika pengobatan berhenti di tengah jalan, maka harus kembali diulangi lagi sejak awal. Peran keluarga sangat penting untuk kesembuhan pasien dan juga untuk pencegahan agar penyakit ini tidak menular pada anggota keluarga lainnya.

7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur

Indikator keluarga sehat selanjutnya adalah pengobatan secara teratur untuk penderita hipertensi. Hipertensi memang terkadang tidak selalu menunjukkan gejala, tetapi penyakit ini cenderung tidak dapat hilang sama sekali sehingga pengobatannya harus dilakukan secara teratur dan tentunya juga dengan penerapan pola hidup sehat.

8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan

Ada banyak sekali keluarga di Indonesia yang merasa malu karena anggota keluarganya mengalami gangguan jiwa, hingga tidak ingin merawat dan cenderung menelantarkannya. Padahal gangguan jiwa bukan merupakan sesuatu yang membuat malu. Peran keluarga juga sangat penting untuk kesembuhan pasien gangguan jiwa.

9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok

Bahaya rokok tidak hanya dapat dirasakan oleh para perokok aktif, tapi juga para perokok aktif. Hal ini lah yang membuat rokok harus dihindari di lingkungan kelurga dan tidak adanya anggota keluarga yang merokok menjadi satu dari 12 indikator keluarga sehat.

10. Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

JKN adalah program asuransi kesehatan milik pemerintah. Jaminan ini tidak memberatkan dan bisa menyesuaikan dengan pendapatan peserta. Selain itu terdapat juga warga yang menjadi anggota JKN tanpa harus membayar premi.

11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih

Indokator selanjutnya yang masuk ke dalam 12 indikator keluarga sehat adalaj keluarga harus mempunyai akses sarana air bersih. Seperti yang kita ketahui, hampir setiap kegiatan sehari-hari kita membutuhkan air. Jika sumber air yang digunakan untuk memasak, membersihkan diri, atau bahkan minum tidak bersih, tentunya penggunanya berisiko terserang berbagai macam penyakit.

12. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat

Selain sarana air bersih, akses dan penggunaan jamban sehat juga merupakan salah satu dari 12 indikator keluarga sehat. Jika keluarga tidak memiliki akses menuju jamban sehat, tentunya lingungan keluarga juga menjadi kurang sehat dan lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

Jadi, sudahkan keluarga Anda memenuhi 12 indikator keluarga sehat? Jika belum, mari perbaiki mulai hari ini untuk menuju keluarga sehat dan kehidupan yang lebih sehat!

[doktersehat]

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Penampakan Menakjubkan, Foto Matahari Terbit dari 'Bagian Bawah' Planet Bumi https://t.co/UJN8PcnZn1
Tekan Laju Penyebaran Covid-19, Majalengka Tiadakan Panggung Hiburan HUT RI https://t.co/LUC1N6naHt
Netizen Sorot Kegiatan Camping Ground Pejabat Subang https://t.co/VKOlWonbwy
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter