Kenali Gejala Kanker Payudara Sejak Dini

Penanganan kanker payudara bisa cepat dilakukan jika kita lebih peduli dengan kondisi tubuh. Selain pemeriksaan medis, deteksi kanker payudara bisa Bunda lakukan sendiri.

Pemeriksaan ini disebut SADARI (perikSa payuDara sendiRi). Menurut dr.Yendri Januardi, SpB(K)Onk, langkah SADARI sebaiknya dilakukan berkala oleh para wanita di semua rentang usia. Meskipun kebanyakan kasus terjadi di usia 40 tahun.

"Sedini mungkin diketahui, lebih bagus prognosis ke depannya," kata Yendri, ditemui di 'Youvit Care & Cure: Fight Back Breast Cancer' di Twin House, Cipete, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

BERITA TERKAIT:

Awas, Hati-hati Dengan Gangguan Kesehatan Ini
Apakah Bubble Tea Berbahaya Bagi Kesehatan? Ini Jawabannya

Sedangkan, menurut Koordinator Penyintas Kanker Payudara, dr.Maria Shanty, sebaiknya lakukan SADARI setiap bulan dengan teratur. ini dilakukan untuk mendeteksi kanker payudara sedini mungkin.

"Sadari sendiri dilakukan setelah hari ke 7 sampai hari 10 dari hari pertama haid," ujar Maria.

Berikut 6 langkah SADARI yang Bunda harus tahu:

1. Tentukan batasan yang akan diperiksa, payudara kiri atau kanan. Batas atas, yaitu 2 jari di bawah tulang selangka, batas tengah, sepanjang garis tengah payudara. Sedangkan batas bawah, yaitu bagian bawah payudara yang melingkar, dan batas samping, sepanjang garis tengah ketiak.

2. Berdiri di depan cermin dengan lengan menjuntai ke bawah, perhatikan apakah ada benjolan atau perubahan bentuk/ukuran payudara

3. Angkat kedua tangan, sampai berada di belakang kepala. Perhatikan lagi payudara kita dari sisi samping tubuh. Pertama dari sisi kanan, lalu lihat dari sisi kiri.

3. Letakkan tangan di pinggul dengan kuat dan gerakan lengan serta siku ke depan sambil mengangkat bahu. Fungsi untuk menegangkan otot payudara agar kita bisa melihat benjolan.

4. Angkat lengan kiri, letakkan di bawah kepala, dengan jari telunjuk, tengah, dan manis, lakukan perabaan. Boleh ke arah tengah (searah jarum jam) atau sebaliknya. Lakukan gerakan memutar dari atas ke arah ketiak pelan-pelan menuju tengah ketiak terus sampai ke bawah dan kembali ke atas. Lakukan gerakan memutar ini sampai ke puting.

5. Lakukan pemencetan pada puting lalu perhatikan apakah keluar cairan. Apapun cairan yang keluar, lakukan konsultasi dengan dokter.

6. Berbaring dengan tangan kiri di bawah kepala, letakkan bantal kecil di bawah bahu kanan. Lakukan perabaan pad payudara kiri dengan gerakan memutar seperti gerakan pijat dengan pelan. Ulangi cara yang sama pada payudara kanan.

Sumber: HaiBunda | Foto: Pexels

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


Twitter Update

Gugus Tugas Indramayu Waspadai Lonjakan Covid-19 Pasca Idul Fitri Cc @kotaindramayu https://t.co/eLwLW4VAUv
Dimakamkan dengan Protokol Kesehatan, Diagnosa Balita PDP yang Meniggal Karena Keracunan Makanan https://t.co/Cnof3auajz
Cara Mudah untuk Cek Arah Kiblat yang Dapat Dilakukan Semua Orang https://t.co/xATa0xsAUK
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter