FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ternyata Susu Dibutuhkan oleh Semua Usia

 

Salah satu penunjang dari gaya hidup sehat adalah asupan gizi yang seimbang. Dan susu merupakan bagian dari asupan gizi penting yang tidak boleh dilewatkan, bahkan oleh orang dengan rentang usia dewasa sekalipun.

 

Beberapa orang menganggap bahwa susu cukup dikonsumsi oleh anak-anak saja. Padahal, orang dewasa pun masih membutuhkan asupan gizi dari susu. Utamanya, susu dibutuhkan untuk menambah energi bagi tubuh, saat Anda beraktivitas seharian penuh.

 

BACA JUGA:
Dua Pendapat Berbeda Tentang Susu Rendah Lemak untuk Anak
Fakta Tentang Susu Coklat Bagi Anak
Minum Susu Sebaiknya Sebelum Tidur atau Pagi Hari?

 

"Susu itu biasanya untuk anak-anak saja deh. Pasti malu orang-orang dewasa untuk konsumsi susu. Padahal saya sendiri masih merekomendasikan konsumsi susu untuk usia dewasa muda tapi dalam jumlah yang cukup," terang Dokter Spesialis Gizi dr Diana F Suganda saat menerangkan materi pada acara 'Media Talk Show Nutrisi On-The-Go Untuk Anak Muda’ di Kalpa Tree Dine and Child, Kota Bandung, baru-baru ini.

 

Lebih lanjut, dr Diana mengatakan bahwa asupan susu masih dibutuhkan oleh semua kelompok usia, termasuk usia dewasa. Hanya saja, jumlah dan takarannya berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan asupan masing-masing.

 

"Jadi sebetulnya susu masih dibutuhkan pada semua kelompok usia. Tinggal nanti jumlahnya aja yang beda, untuk anak sekian ml, untuk dewasa sekian ml, untuk lansia sekian ml, itu yang diatur. Masih ada kebutuhannya," tambahnya.

 

Di dalam presentasinya, dr Diana memaparkan sebuah contoh penelitian tentang koresponden dewasa yang tidak mengonsumsi susu. Susu tersebut diganti oleh bahan makanan lain dengan jumlah kalsium yang sama.

 

"Pada koresponden dewasa jadi dia gak minum susu, susunya digantikan oleh bahan makanan lain dg jumlah kalsium yang sama. Misalnya kan makanan sumber kalsium banyak ya. Sayur-sayuran hijau, kita makan ada soya yang diperkaya kalsium," katanya.

 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa, koresponden tersebut kekurangan berbagai nutrisi penting bagi tubuh, salah satunya asupan mikronutrien. Tidak hanya kekurangan kalsium, tapi mereka juga kekurangan protein, kalium, magnesium, fosfor, dan mikronutrien lain.

 

"Nah pada saat responden itu gak minum susu, digantikan dengan makanan-makanan tersebuy Ternyata bukan cuman asupan kalsium yang kurang, tetapi kekurangan protein, kalium, magnesium, fosfor. Semua mikronutrien yang dibutuhkan tubuh tuh berkurang," terang dr Diana.

 

Mikronutrien sendiri, jelasnya, merupakan bahan makanan yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah sedikit. Tapi, meskipun sedikit hal tersebut sangat penting untuk menunjang daya tahan tubuh seseorang.

 

"Mikro itu artinya kecil. Jadi sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh tapi dalam jumlah yang sedikit. Komposisinya itu dalam mili gram (mg). Tapi kalau yang kecil itu badan tidak bisa bekerja sebagaimana mestinya. Jadi meskipun dikit tapi penting banget si mikro ini," jelasnya.

 

Itulah mengapa, terangnya, apabila seseorang kekurangan asupan mikronutrien, tubuhnya tidak akan bisa bekerja sebagaimana mestinya. Dan guna mencukupi asupan mikronutrien pada tubuh, mengonsumsi segelas susu secara rutin bisa menjadi pilihan yang tepat.

 

"Jadi kalau mau langsung cepet, dan udah cocok semua ada makronutrien, mikronutrien. Kita bisa ambil segelas susu," kata dr Diana.

 

Sumber: AyoTasik.com | Foto: Ilustrasi (Pexels)

 

FOLLOW SOCMED:

FB & IG: TINTAHIJAUcom

IG & YT: TINTAHIJAUcom

 

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bikin Nasi Gurih Komplit untuk Sahur, Hanya Gunakan Rice Cooker https://t.co/DIS5NUlxVo
Wow!, Smartphone Lenovo Legion Duel 2 Hadir dengan Dua Kipas Pendingin https://t.co/hOm5zSamuL
65 Orang Warga Kampung Narkoba Berhasil Ditangkap, Punya Kode Jika Polisi Datang https://t.co/Qu1mhiwBHz
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter