FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

     

     

     

Waspada dengan Ritual Lebaran di Masa Pandemi



Hari Raya Idul Fitri identik dengan memberi dan meminta maaf kepada sanak saudara atau tetangga yang dilakukan dengan bersalam
an.

Di tengah pandemi virus corona yang masih terus menghantui, lantas apakah salam-salaman masih bisa dilakukan?  

Ahli Epidemiologi Pandu Riono dari Universitas Indonesia (UI) mengatakan bahwa sebaiknya jangan melakukannya.

BACA JUGA:
Walaupun Kemungkinannya Sangat Kecil, Corona Bisa Menular Lewat Kentut
Benarkah Minyak Kayu Putih Bisa Cegah Corona?
Ahli Psikologi UI: Pikiran Sehat dan Positif Bisa Bantu Lawan Corona
Ramadhan di Tengah Pandemi Corona, Ini Kata Psikolog


Ini mengingat keberadaan virus corona masih terus mengintai dan semakin meluas. Bersalam-salaman dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan diri sendiri dan orang lain karena langsung bersentuhan.

"Ini yang sulit kebiasaan ritual yang emosional dan terjadi dimana-mana. Namun sebaiknya kumpul-kumpul, salam-salaman saat pandemi ini jangan dilakukan dulu karena ini masih dalam masa kritis," ujar Pandu Riono seperti yang kami kutip dari laman CNBC Indonesia baru-baru ini.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bepergian atau mengunjungi sanak saudara saat Lebaran. Dan sebaiknya digantikan dengan silaturahmi jarak jauh.

"Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan sebaiknya jangan berkunjung saat Lebaran sebab ini jelas sangat berisiko tinggi terhadap penularan Covid-19. Sementara, bisa melakukan silaturahmi jarak jauh dengan telpon atau video call sebagai gantinya," papar dia.

Sumber: CNBC Indonesia | Foto: Ilustrasi

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Optimisme Pedagang Bendera di Tengah Pandemi Covid-19 https://t.co/oWBChU6VI2
Alhamdulillah, Subang Akhirnya Zero Kasus Covid-19 https://t.co/BCv3xnNx4K
Kabar Gembira! Karyawan Bergaji di Bawah Rp5 Juta Dapat Bantuan Rp600 Ribu/Bulan https://t.co/teG4R6uTuw
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter