FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Kisah Mahasiswa Subang jadi Jutawan dari Twitter

TINJAU SUBANG- Muda sejahtera dan tua bahagia, menjadi idaman bagi semua orang. Tidak terkecuali pemuda asal Rawabadak, Subang Budi Kurnia Priatama. Meski usianya baru 21 tahun, mahasiswa STKIP itu sudah mencetak Rp25 juta dalam sebulan.

Usaha yang dijalani Budi, berbeda dengan bisnis yang dilakukan kebanyakan orang. Dengan puluhan juta yang ia dapatkan setiap bulannya itu ia peroleh dari hobbinya bemain twitter. "Main twitter dari 2011. Banyak orang yang gunakan twitter lucu-lucuan, saya salah satunya. Tapi saat itu saya berfikir, kalau punya follower (pengikut) banyak, twitter ini bisa jadi media promosi," kata Budi.

Menginjak bulan kedelapan, usaha Budi mulai menemukan hasil. Ia mendapat order, saat itu, Rp400 ribu. "Selama 8 bulan, kerjaan saya dari tidur sampe tidur online terus. Keselingannya untuk makan dann mandi," bebernya.

Ngoprek twitter, Budi mampu menjalankan empat bisnis sekaligus. Keempat bidang usahanya yang hanya modal komputer dan koneksi itu, seluruhnya bebasis jasa dan jaringan. Keempatnya adalah memanfaatkan twitter sebagai media promosi, jasa penambah follower manual, jasa trending topic dan menjual akun berfollower besar. "Pertama kali ada order saya dapet Rp400 ribu. Dan pada Maret 2013, orderan semakin banyak, dan pemasukanpun sebulan bisa sampai Rp25 juta," paparnya.

Untuk mengembangkan bisnisnya, Budi bergabung dalam salah satu bisnisn multi level marketing (MLM) atau networking. Di bidang ini, selain mendapatkan keuntungan dari laba produk, ia memperoleh bonus bulanan. Bisnis MLM di tangan Budi bukan sesuatu yang sulit, dengan akun twitter yang dimilikinya, ia sukses mencetak prestasi yang membanggakan. "Selama enam bulan berturut-turut mencapai target. Dan dapet reward mobil," kata mahasiswa semester 5, Fakultas Pendidikan STKIP Subang itu.

Dalam beberapa bulan ini, Budi memutuskan untuk fokus diusahanya itu. Sebagai konsekwensinya, ia mengurangi bisnis di jasa twitter. Ia mengatakan, bergelut di bidang networking lebih menjanjikan untuk masa depannya. "Sekarang fokus ke networking, tapi tetap menggunakan twitter untuk promosinya. Dari sini, perbulannya rata-rata Rp12 juta hingga Rp15 juta," jelasnya.

Dari usahanya itu, Budi sudah mampu membeli rumah sendiri di daerah Rawa Badak. Budi mensyukuri capaian yang didapatinya itu. Sebab, pria yang pernah ikut seleksi di kepolisian itu, dirinya ingin melepas ketergantungan kepada orang tuanya. Kendati secara finansial, Budi dilahirkan dari keluarga berada. Maklum saja kedua orang tuanya berstatus PNS. "saya kepikir untuk melepas ketergantungan ke ortu dan mandiri itu dari SMA, meskipun ortu saya PNS dua-duanya. Sekarang bersyukur bisa bantu orang tua," jelasnya.

Keberhasilan dirinya itu, Budi berharap bisa dirasakan oleh orang lain. Iapun merekrut dan terus ekspansi membuka jaringan baru lebih luas. Salah satu tips keberhasilan Budi adalah cerdas membaca peluang dan serius di bidang yang digelutinya. "Gunakan hobi untuk menyenangkan dan menghasilkan. Twitter misalnya, sejatinya kita bisa mendapatkan apapun termasuk uang, kalau bisa memanfaatkan itu untuk nyari uang," pungkasnya. [annas nashrullah]

foto: Budi Kurnia Priatama (21) saat berkunjjung ke China [foto pribadi]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Polres Subang Bubarkan Kerumuman Warga yang Asik Bermalam Minggu https://t.co/d1nhry7EJH
Bersama Cabup Lepi, Maman Imanulhaq Ajak Milenial Majukan Pariwisata Cianjur https://t.co/9rSzSYGIpt
Update Covid-19 Majalengka: Tambah 24 Orang Sembuh 9 Orang dan Meninggal 6 Orang https://t.co/sIzXoTPAly
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter