FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Hydroponik, Alihkan Dunia Wakil Ketua DPRD Subang

Di sela kesibukan rutin sebagai Wakil Ketua DPRD Subang, Agus Masykur Rosyadi memiliki hobi lain, bertani hydroponik. Hobi barunya inipun sukses mengalihkan dunia politisi PKS Subang itu.

Perkenalan Agus dengan Hydroponik sejak awal 2015. Ia asik dengan melihat sayuran hasil sistem hydroponik tersebut. Pada saat itu, Agus berburu buku seputar hydroponik. "Saat itu baru suka saja, dan beli bukunya. Tidak dibaca, hanya beli saja. Pas bulan Maret, saya baru baca dan dipraktekan," kata Agus kepada TINTAHIJAU.com.

Dengan memanfaatkan lahan di daerah Cijambe, Agus menerapkan teori bertani hydroponoik. Sejumlah sayuran, dari mulai Pakcoi, Salad, Bayam, Tomat, Cabe rawit ia tanam. Hasilnya cukup memuaskan. Dalam 40 hari, ia sudah menikmati hasil jerih payahnya itu. "Ini hanya menyalurkan hobi saja, dan hiburan. Tapi hasinya lumayan juga. Punya sayuran sehat, dan hasilnya bagus. Apalagi sekarang harga-harga mulai naik, jadi lebih hemat," kata Agus.

Hoby bertani sistem Hydorponik Agus Maykur ini tidak banyak menyita waktu, dalam sepekan dia hanya memanfaatkan waktu libur ke kebunnya itu. Sehingga tidak menggangu aktivitas waktu tugasnya sebagai wakil rakyat.

"Cuma waktu libur kita ke sana, jadi sekalian refreshing sama keluarga. Sistem hydroponik ini lebih mudah, sederhana dan meguntungkan. Jadi ga harus stay setiap hari dan tidak mengganggu tugas saya sebagai anggota DPRD," terangnya.

Agus memaparkan, bertani hydroponik itu hanya membutuhkan ketersediaa air dan media untuk tanamannya. Sehingga tidak membutuhkan lahan luas. Hanya saja, menurut dia, tanam sistem hydroponik ini dibutuhkan nutrisi untuk menyuburkan dan mempercepat tanaman.

"Jadi teknisnya hydroponik ini menggunakan sistem waterpam, air harus tersedia setiap saat sebagai penganti tanah. Nah air ini yang harus dikasi nutrisi, namanya NFT (nutrien filem teknik)," bebernya.

Untuk mendapatkan nutrisi hydroponik atau NFT ini, Agus berkolaborasi dengan rekannya yang menggeluti bidang tersebut, Brian Kamoed. Kolaborasi ini menghasilkan satu temuan racikan nutrisi untuk mempercepat perkembangan dan ketahanan tanaman dari hama. "Hasilnya, alhamdulillah memuaskan. Dalam 40 hari saja kita sudah panen, sudah menikmati hasil bertani ini," kata Agus.

Sekedar informasi, nutrisi hydroponik ini mengandung semua unsur hara yang dibutuhkan tanaman yang berupa hara makro N, P, K, Mg, Ca serta S maupun hara mikro Fe, Mn, Zn, B, Cu serta Mo. Adapun H, C serta O didapat dari udara serta air. Nutrisi Hidroponik ini diformulasi dengan cara khusus sesuai dengan tipe tanaman semacam tanaman Paprika, Tomat, Melon, Sayuran Daun ( Selada, Pakcoy, Caisim, Bayam, Horenzo dsb) , Stroberi, Mawar, Krisan serta lain-lain. Nutrisi karya anak Subang ini dilabeli Hydro-j dalam kemasan 250 gr. [annas nashrullah l @jejakannas]

follow twitter @tintahijaucom

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Polres Subang Bubarkan Kerumuman Warga yang Asik Bermalam Minggu https://t.co/d1nhry7EJH
Bersama Cabup Lepi, Maman Imanulhaq Ajak Milenial Majukan Pariwisata Cianjur https://t.co/9rSzSYGIpt
Update Covid-19 Majalengka: Tambah 24 Orang Sembuh 9 Orang dan Meninggal 6 Orang https://t.co/sIzXoTPAly
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter