FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pernah Berjuang di Timtim, Pensiunan TNI jadi Kuncen Gedung Tua

Rambutnya sudah memutih dan fisiknya tak lagi gagah, pensiunan TNI yang pernah berjuang di Timtim, Diding Suherman, kini menunggu dan merawat Gedung Tua yang digunakan Pejuang Siliwangi.

Semasa aktif, purnawirawan yang titel terakhir TNI, Serma itu pernah bertugas di Timtim. Pria yang tinggal di daerah Pasirkareumbi, Subang itu pernah berjuang dibawah komando Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Presiden RI.

Bahkan ia juga pernah sebagai pengawal bagi Pejabat Tinggi di lingkungan TNI saat berkunjung ke Timtim. "Waktu sekitar tahun 1977, ikut perang di Timtim bersama Pak SBY. Dan pengawalan kalau ada petinggi TNI yang mengontrol ke Timtim," kata Diding.

Tugas terakhir ayah dari empat orang, Cepi Susanto, Rizka Silvia, Yosef Himawan, Iwan buah dari pernikahan dengan Yati Rusmiati di Bandung pada 1997. Ia pun pulang kampung di Pasirkareumbi, Subang. Selepas pensiun dari TNI, Diding sempat bekerja di sebuah perusahaan garmen di Karawang.

"Pernah kerja di perusahaan di Karawang sampai 2002. Berhenti karena habis kontraknya," ujarnya.

Selepas bekerja sebagai buruh pabrik, Diding tidak lagi beraktivitas. Sehari-hari, Diding merawat sebuah Gedung Tua, Pejuang Siliwangi yang berada di sebelah kediamannya. Dengan teliti, Diding membersihkan gedung itu dari sampah dan rumput liar. "Ini karena kecintaan saya pada Siliwangi," jelasnya.

Masalah kemudian muncul, Diding menyebutkan, dirinya menerima perlakuakn yang mengarah pada upaya pengusiran dari Gedung Pejuang Siliwangi. Mendapati perlakuan dari seseorang itu, Diding, sang pejuang yang kini fisiknya tidak lagi gagah menyampaikan kepada Komandan Distrik Militer 0605 Subang, Letkol Inf Budi Mawardi Syam. "Kalau saya harus tetap di sana, saya siap. Kalau harus "keluar" dari sana, sayapun siap. Saya minta arahan dari Bapak," kata Diding saat menyampaikan ke Dandim.

Mendengar laporan seniornya yang kini jadi pensiunan itu, Komandan Distrik Militer 0605 Subang, Letkol Inf Budi Mawardi Syam, tampak menahan nafas dalam-dalam. Wajahnya begitu serius menyimak curhat Purnawirawan TNI dari Kesatuan POMDAM III/Siliwangi Bandung.

"Saya akan menindak lanjuti permasalahan beliau. Sebagai orang muda, saya harus memperhatikan para sesepuh dan orang tua yang usianya sudah sepuh, yang kebetulan beliau adalah purnwirawan TNI dari kesatuan POMDAM III/Slw," kata Budi Mawardi.

Dandim menegaskan, sebagai generasi penerus, pihaknya memiliki kewajiban untuk melindungi seniornya tersebut. "Yang jelas kalau ada yang memperlakukan beliau dengan kasar berarti sama saja memperlakukan kasar orang tuanya sendiri dan itu artinya berhadapan dengan kami, generasi generasi penerus beliau," tegasnya.

ollow twitter @tintahijaucom l FB Berita Tintahijau

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Makanan Ini Dipercaya Bisa Tingkatkan Kejantanan Pria https://t.co/m4TgNIbjtV
Anggota DPRD Muda dari PAN Kritik Tajam Postur Belanja RAPBD Perubahan Pemkab Subang https://t.co/ZR7lYVdcah
Pemkab Purwakarta Pastikan Pemenuhan Kebutuhan Pangan di Tengah Pandemi https://t.co/nFdtS6ka49
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter