Belajar dari Kisah Cinta BJ Habibie dan Ainun

Wafatnya Presiden RI ke-3 BJ Habibie pada hari Rabu (11/9/2019) meninggalkan duka mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia. Habibie dikenal sebagai presiden yang sosoknya bukan hanya cerdas, tetapi juga kisah cinta sejatinya dengan Ainun yang menginspirasi.

Bacharuddin Jusuf Habibie kini telah tenang menyusul sang istri tercinta, Hasri Ainun Besari yang telah pergi lebih dulu pada 2010. Perjalanan hidup Habibie tentu tak bisa dipisahkan dari kisahnya bersama Ainun.

Kisah Habibie dan Ainun yang tak lekang oleh waktu ini pun menginspirasi banyak orang karena mengajarkan makna tentang ketulusan dan kesetiaan. Perjalanan cinta sejati kedua sejoli ini dimulai saat mereka pertama kali bertemu saat duduk dibangku sekolah. Saat itu usia Habibie dan Ainun berusia 12 tahun.

Bupati Subang: BJ Habibie Sosok Hebat dan Menginspirasi
Innalillahi, BJ Habibie Meninggal Dunia


Habibie remaja kerap dijodohkan oleh Ainun, namun ia tak tertarik karena Ainun berkulit gelap. Setelah lulus SMA, pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan ini memilih kuliah di Jerman. Saat pulang ke Indonesia, Habibie merasa terpesona melihat penampilan Ainun yang menurutnya telah berubah banyak. Candaan yang dulunya dilontarkan untuk Ainun sebagai gula jawa, kini berubah menjadi gula pasir.

Dari situ benih-benih cinta antara Habibie dan Ainun mulai tumbuh. Banyak pria yang naksir dan jatuh cinta pada Ainun, tapi wanita lulusan Kedokteran Universitas Indonesia ini tetap memilih Habibie sebagai pujaan hatinya.

Setelah menjalin hubungan asmara, Habibie dan Ainun mengikat janji suci pernikahan pada 1962. Dari pernikahannya ini, Habibie dan Ainun dikarunia dua anak, yakni Ilham Putra dan Thareq Kemal.

Biduk rumah tangga yang diarungi oleh Habibie dan Ainun tentu tak selalu berjalan mulus. Cobaan pun datang silih berganti. Ainun harus ikhlas berada jauh dari keluarga di Indonesia setelah memutuskan untuk tinggal bersama Habibie di Jerman. Ia juga selalu mendampingi sang suami di masa-masa kelam dan bahagia saat meniti karier di industri penerbangan hingga ketika Habibie terpilih menjadi Presiden Indonesia pada 1998.

VIDEO: Bikin Merinding! Motivasi Terdahsyat dari BJ Habibie


Selama 40 tahun lebih hidup bersama, Habibie dan Ainun pun saling mendukung satu sama lain. Kebahagiaan mereka pun diuji saat Ainun didiagnosa menderita kanker ovarium, dan meninggal di Jerman pada Mei 2010. Habibie selalu setia mendampingi Ainun di saat-saat terakhirnya.

Setelah Ainun meninggal, cinta kasih Habibie terus mengalir dan tak pernah berhenti untuk istri tercintanya. Habibie pernah menuliskan puisi romantis nan mengharukan untuk mendiang istrinya. Ia juga rutin mengunjunginya di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan membawa bunga kesukaan Ainun, bunga sedap malam.

Pria yang dijuluki sebagai Bapak Teknologi Indonesia ini telah tiada. Habibie meninggal di RSPAD karena gagal jantung pada pukul 18:05 WIB, Rabu (11/9/2019).

Habibie kini telah menemui cinta sejatinya, Ainun di keabadian. Bela sungkawa juga diungkapkan oleh Melanie Subono, cucu keponakan BJ Habibie lewat akun media sosialnya.

"Eyang ... SAMPAI JUMPA DI KEABADIAN ... Senangnya dah bisa ngelepas kangen sama eyang puteri, bisa berdua dua an lagi... Kita disini ikhlas asal eyang bahagia -- SELAMAT JALAN -- -," tulis Melanie.

[wolipop]

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


Twitter Update

Jika Dilakukan Secara Teratur dan Benar, Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan https://t.co/3sijhRh0GS
Pemkab Karawang Telah Lakukan 8.000 Tes Cepat dan 756 Tes Swab https://t.co/GcFTxo2SRG
Wujud Kasih Sayang, Istri Bupati Bagikan 200 Nasi Box untuk Warga Kalijati https://t.co/OoIcDjEwna
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter