FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pemilu Bersih, Pemilu Tanpa Keberpihakan dan Kecurangan

Pemilu merupakan sarana kedaulatan oleh rakyat untuk memilih pemerintahan sah sesuai amanat konstitusi oleh sebab itu dilihat dari sudut urgensinya maka penyelenggaraan pemilu harus berjalan dengan baik karena proses yang baik akan menghasilkan pemilu yang dapat dipertangguangjawabkan dihadapan hukum dan rakyat Indonesia.

Ada beberapa hal yang menjadi  fokus utama kajian dan perhatian kami dalam konteks kepemiluan yaitu pendidikan politik masyarakat, mengawasi pelaksanaan tahapan-tahapan pemilu serta penyelenggara pemilu, vote buying (politik uang) yang merusak iklim demokrasi Indonesia.

Pendidikan politik  pada masyarakat menjadi sangat penting, masyarakat harus memahami posisinya sebagai penentu arah masa depan bangsa, hal ini juga berarti bahwa di negara seperti Indonesia yang menganut system politik demokrasi rakyat mengambil peran dalam memilih pemimpin maka dalam kasus seperti ini sangat diperlukan kesadaran, rasionalitas dan  tujuan batin (inner purpose) rakyat agar tidak salah dalam memilih pemimpinnya.

Rakyat bukan hanya harus tau calon pemimpinnya tetapi juga harus masuk ketahap selanjutnya yakni mengenali, baik mengenali profile, visi-misi, dan program yang berpihak kepada rakyat. Lantas pertanyaannya adalah siapa yang harus melakukan pendidikan politik terhadap masyarakat? Bukankah itu tugas partai politik, lembaga penyelenggara pemilu, pemerintah, dan aktivis-aktivsis pejuang demokrasi, lantas pertanyaan selanjutnya adalah sudahkan mereka melakukannya? Mungkin jawabannya ada yang sudah dan ada yang belum, mudah-mudahan yang sudah melakukan tidak mengaburkan substansinya.

Proses penyelenggaraan pemilu tidak lepas dari pelaksanaan tahapan-tahapan pemilu seperti penetapan daftar pemilih tetap yang  sekarang diberikan judul serial DPTHP berepisode, kampanye kehilangan maknanya  terutama para-peserta pemilu legislative yang kehilangan orientasi politiknya.

Belum lagi kesalahan teknis berbuah pelanggaran penyelenggara pemilu saat pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi suara seperti kesalahan memberikan surat suara, KPPS membiarkan pemilih yang tidak membawa KTP atau Suket Kependudukan ke bilik suara, hilangnya surat rekapitulasi C1 dan lain sebagainya.

Selain itu juga ada masalah etika penyelanggara pemilu yang mengganggu integritas lembaga penyelenggara pemilu, problem integritas ini berbuntut panjang apabila penyelanggara pemilu sudah memiliki tendensi atau sudah meninggalkan prinsip free and fair dalam pemilihan maka untuk menunjang integritas adalah dengan berprilaku sesuai norma hukum sebagai pilihan etik.

Ihtisar dari paparan diatas adalah untuk menjadikan pemilu damai adalah dengan menjaga profesionalisme dan integritas penyelenggara dan lembaga penyelenggara pemilu.

Problem yang lainnya adalah soal politik uang yang seolah-seolah menjadi budaya disetiap pesta demokrasi Indonesia hal ini disebabkan masyarakat sudah permisif dan menganggap vote buying sebagai hal yang lumrah, ini menjadi masalah krusial bagi iklim demokrasi Indonesia seharusnya BAWASLU yang telah mengalami penguatan organisasi sebagai lembaga permanen mampu mengantisipasi atau mencagah dan juga menindak.

Mencegah dengan cara mengidentifikasi polarisasi politik uang dari hulu ke hilir sedangkan menindak adalah menegakan hukum bagi peserta pelanggar politik uang.     

Maka demi menjaga pemilu damai dan berintegritas pemantau pemilu PMII Majalengka merekomendasikan:

1. Penyelenggara pemilu harus bekerjasama dengan pemantau pemilu untuk memberikan pendidikan dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya masyarakat Majalengka.

2. Penyelenggara pemilu harus menjaga netralitas, parsialitas, moralitas, integritas dan profesionalitas dalam menyelenggarakan pemilu.
3. Bawaslu bersama pemantau harus mampu memetakan jalan politik uang dari hulu ke hilir serta memetakan daerah rawan politik uang di kabupaten Majalengka.

SALAM PERGERAKAN, SALAM PEMILU DAMAI DAN BERINTEGRITAS !!!!!!!!!!!!!

Dede Sri Mulyati, Penulis adalah Ketua Cabang PMII Majalengka



FOLLOW SOCMED
FB & IG: TINTAHIAJUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 1
Banner Kanan 4
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Pantura Subang Naik https://t.co/Xq591n9QdH
350 Olahan Kolang Kaling Majalengka Cetak Rekor Dunia https://t.co/ENZvrCWqHt
Hari Pangan, Majalengka Suguhkan 350 Varian Olahan Kolang Kaling https://t.co/JYm20QEFMN
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page