Pemilu 2019, Saatnya yang Muda Turun Tangan

Wajah politik Subang dan Indonesia hari ini cenderung kotor dan korup. Tidak pernah ada orang tua pada umumnya yang menyarankan dan berkeinginan kuat agar anaknya menjadi seorang politisi. Karena memang, sangat sedikit politisi sekarang yang bisa menjadi teladan dan contoh, lebih banyak yang menjadi narapidana korupsi. Jauh jika dibandingkan dengan para politisi yang berjuang di masa lalu, seperti Sukarno, Moh. Hatta, Syahrir, dll.

Padahal di tangan para politisi, kebijakan dan kehidupan masyarakat diatur dan ditentukan. Dari hal yang paling sederhana hingga hal yang paling rumit dengan cakupan yang sangat luas. Keputusan dan peran politik menjadi bagian yang ada didalamnya.

Ketika kerja politik diisi oleh orang yang tidak profesional dan diisi para mafia pencoleng uang rakyat, masa depan kita dan anak cucu kitalah yang dikorbankan. Mau sampai kapan ini terus kita biarkan? Padahal kita sebagai rakyat punya kedaulatan penuh untuk menentukan siapa yang pantas menduduki kursi parlemen dan pemimpin daerah maupun nasional. Sudah waktunya kita lebih peduli. Momentum Pemilihan Umum adalah momentum penting untuk mengevaluasi, sejauh mana para wakil rakyat, para partai politik, para politisi kita bekerja. Untuk kepentingan bangsa dan negara atau kepentingan pribadi dan kolega?

Jika yang sudah ada sekarang tak bisa lagi dipercaya, anak-anak muda yang baik menjadi harapan baru satu-satunya. Muda bukanlah soal usia, bukan pula hanya sebatas pada penampilan. Bergaya kekinian tak menjamin suara kebaruan yang digagas anak muda keras terdengar dan perubahan nyata itu segera diwujudkan. Banyak anak muda yang pada awalnya terlihat cemerlang berapi-api namun pada akhirnya ikut-ikutan terjerumus virus korupsi.

Maka dari itu, hanya dengan semangat keterbukaan, profesionalisme dan idealisme serta integritas yang kuat, menjadi pondasi semangat muda yang sesungguhnya. Sudah saatnya suara anak muda bukan hanya sekedar didengar tetapi sungguh-sungguh dinyatakan dengan kerja nyata yang profesional dan penuh keberanian untuk ikut turun tangan langsung mendobrak sistem dan gaya politik lama yang usang. Teriakkan perbaikan dan nyatakan perubahan yang lebih baik!

Saya optimis, dimulai pada pemilu tahun ini hingga pemilu-pemilu yang akan diselenggarakan di masa depan, lilin-lilin kecil solidaritas anak muda Subang dan Indonesia akan terus bersinar terang dan terdengar nyaring kencang, membangunkan tidur siang panjang partai politik usang, para politisi korup dan para nasionalis gadungan yang sudah terlanjur nyaman duduk di kursi kekuasaan.

 

Profil Singkat Penulis:
Pradika Nandyo, Lahir di Subang, 1 April 1997, adalah Politisi Muda sekaligus Calon Anggota Legislatif untuk DPRD Kabupaten Subang Dapil 1 (Subang, Cibogo, Cijambe) Periode 2019-2024 dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Menempuh pendidikan tinggi di Jurusan Hospitality, Bandung Institute of Tourism (STP NHI Bandung). Aktif menjadi Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Hotel Management STP NHI Bandung Periode 2017-2018 dan Creative Director University Festival (Unifest) Subang 2018, serta merupakan salah satu Mahasiswa Berprestasi STP NHI Bandung tahun 2017. Instagram : @dionandyo / @bikinkerensubang

SMS/Whatsapp : 0813-1805-1705
Website : www.bikinkerensubang.com   


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAU Channel


Banner Kanan 2
Banner Kanan 1

Twitter Update

Catat! Pendaftaran Taruna Baru SMKN 2 Subang Gratis! https://t.co/e6aAN25vxd
Dini Fitriyah, Alumni Univ Majalengka yang Suskes Lewat Brand Mouza https://t.co/Lrenl93CRr
Ertiga Tabrak Truk, Dua Warga Cilacap Tewas di Tol Cipali Subang https://t.co/LkHMpRhKwG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page