FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

[OPINI] Pesona Jiwa Penghafal Quran

“Sebaik – baiknya kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengamalkannya” (HR. Al Bukhari 4639). Hadits di atas  merupakan gambaran ideal tentang sosok seorang muslim yang perlu kita jadikan acuan dalam kehidupan sehari – hari.  Menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan hidup merupakan kewajiban setiap muslim yang benar – benar merindukan kehidupan yang lebih baik di akhirat kelak. Sebaliknya, senantiasa menjaga jarak dengan firman Allah tersebut hanya akan semakin mendekatkan manusia ke dalam lembah kehinaan di dunia maupun di akhirat.

Setidaknya ada lima keutamaan yang dapat diraih oleh seorang muslim yang menjadikan Al-Qur’an sebagai “sahabat” nya. Pertama, seorang muslim yang senantiasa dekat dengan Al-Qur’an memiliki kedudukan yang lebih tinggi di hadapan Allah dibandingkan dengan mereka yang jarang berinteraksi dengan Al – Qur’an. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi yang berbunyi : “sesungguhnya Allah mengangkat beberapa kaum dengan Al Qur’an ini dan menghinakan yang lain dengannya” (HR. Muslim 817).

OPINI LAINNYA:

[OPINI] Iptek, Imtaq, dan Bencana Alam

[OPINI] Kontruksi Sosial Menjadi Kodrat Ilahi

[OPINI] Pemimpin Besar adalah Guru Hebat

Kedua, Al- Qur’an akan memberikan syafa’at kepada para pembacanya di hari kiamat nanti. Muslim yang istiqomah melantunkan ayat – ayat suci Al – Qur’an pada siang dan malam serta mentadabburi kandungan dan kemudian mengamalkannya akan mendapatkan pertolongan pada hari perhitungan. Al-Qur’an akan menjadi saksi sekaligus memperberat timbangan kebaikan bagi orang yang membacanya sebagaimana yang disebutkan dalam hadits : “bacalah Al Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafa’at bagi shahibul Qur’an” (HR. Muslim  804).

Ketiga, para penghafal Al-Qur’an (hafizh) akan mendapatkan tasyrif nabawi (penghargaan khusus dari Nabi SAW). Hal ini sebagaimana yang pernah diterima oleh para syuhada pada  Perang Uhud. Kala itu Rasulullah SAW hendak memakamkan dua orang yang syahid dalam perang tersebut. Kemudian Rasul pun bertanya kepada para sahabat tentang siapa diantara kedua orang tersebut yang paling banyak hafalannya untuk kemudian didahulukan pemakamannya.

Keempat, Allah menjanjikan perniagaan yang tak akan merugi kepada mereka yang senatiasa membaca kitabullah. Hal tersebut sebagaimana disebutkan dalam firman Allah yang berbunyi : "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi" (QS Faathir 35:29).

Kelima, seorang hafizh (lebih) layak dipilih sebagai pemimpin bagi kaumnya dibandingkan dengan mereka yang tidak atau hanya memiliki sedikit hafalan. Dalam sebuah kesempatan, Rasul pernah mengumpulkan sejumlah orang untuk dijadikan delegasi. Rasul pun mengetes hafalan mereka hingga terpilihlah salah seorang yang memiliki hafalan paling banyak untuk dijadikan pemimpin delegasi sekalipun usianya masih sangat muda.

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa seorang muslim yang senantiasa membaca, menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an akan mendapatkan karunia dari Allah SWT di dunia dan di akhirat. Mudah – mudahan setiap diri kita termasuk ke dalam golongan orang – orang yang beruntung tersebut.
 

 

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


TRENDING TOPIC

Banner Kanan 1
TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Hal yang Perlu Dihindari Saat Pertama Kali Ketemuan Dengan Calon Mertua https://t.co/7kPIY1B1f8
Ternyata Ini yang Bisa Bikin Kulit Lebih Glowing Tanpa Makeup https://t.co/TGSBf4sjNl
Ini Dia Profile dan Photo Pedangdut Cantik Wika Salim https://t.co/8qGeb1HO5J
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page