FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Surat Pembaca: Miras ’Liar’ karena Aturannya Sekular

Merebaknya kasus Miras oplosan yang memakan korban dibanyak daerah di Indonesia, menggambarkan betapa peredaran miras di negeri ini begitu masif dan bebas. Sayangnya sampai sekarang tidak ada langkah nyata dan keinginan kuat dari pemerintah baik di pusat maupun daerah untuk melarang peredaran miras secara menyeluruh, mengapa?

Dari berbagai aturan dan UU yang dibuat terkait miras, seperti Perpres no 74/2013, Permendag No 43/2009, Permendag No 20/2014 dipastikan tidak akan bisa jadi solusi, masalahnya peraturan tersebut tidak tegak atas aqidah Islam, etika dan standar yang dianut oleh umat Islam tentang keharaman minuman beralkohol tidak dijadikan sebagai landasan dalam membuat peraturan.

Pemerintah lebih memilih aturan sekularisme dengan asas manfaat sebagai pijakan dalam merancang setiap kebijakan, makanya pemerintah lebih tertarik pada pendapatan yang diperoleh melalui retribusi dari setiap penjual/ pengusaha miras misalnya, dibandingkan melaksanakan kewajibannya melindungi masyarakat dari berbagai hal yang membahayakan kehidupan mereka.

Nah inilah yang harus disadari oleh seluruh lapisan masyarakat, bahwasanya selama negeri ini mengadopsi paham sekularisme, maka masyarakat akan senantiasa dibuat dalam keadaan ”mabuk” (tidak sadar) bahwa apa yang menimpa mereka sebenarnya adalah karena mereka dijauhkan dari aturan Islam yang kaffah. Karenanya suatu hal yang sangat urgent untuk kita bersama-sama memperjuangkan diterapkannya  syariah Islam secara kaaffah sebagai satu-satunya solusi atas semua masalah yang ada ditengah masyarakat. Wallahu’alam

(UmmuSyam, Ibu Rumah Tangga di Bojongsoang Kab. Bandung - Jawa Barat)


Twitter Update

Indonesia Kirim 4 Wakil ke Perempatfinal Juara Dunia Bulutangkis 2019 https://t.co/8GMLqtmiqa
Heboh Mantan Bupati Garut Terjaring Razia di Hotel https://t.co/ovlHwt7N8D
Daffa Fajri, Pelopor Keselamatan Transportasi Darat Favorit tingkat Jabar https://t.co/6NBl8WrQCk
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page