TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Rabu, 23 Juli 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang TINJAU SUBANG- Para pengemudi kendaraan diimbau berhati-hati...
Kejari Bidik Tiga Dugaan Kasus Korupsi di Majalengka Kejari Bidik Tiga Dugaan Kasus Korupsi di Majalengka TINJAU MAJALENGKA – Kejari Majalengka membidik tiga dugaan k...
Hari Anak Nasional, IPKB Subang Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama Hari Anak Nasional, IPKB Subang Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama TINJAU SUBANG- Hari Anak Nasional yang jatuh pada hari ini h...
Diguyur Hujan, Pos Kesehatan Mudik di Ciasem Tergenang Banjir Diguyur Hujan, Pos Kesehatan Mudik di Ciasem Tergenang Banjir TINJAU CIASEM- Hujan yang mengguyur daerah Subang Utara seja...
Pemotor Tewas Dihantam Setianegara di Pantura Subang Pemotor Tewas Dihantam Setianegara di Pantura Subang TINJAU SUBANG- Nasib Ari (38) warga Kampung Sarengseng RT 20...
Ini Tanda Cinta Srikandi Subang Bagi yang Berpuasa Ini Tanda Cinta Srikandi Subang Bagi yang Berpuasa TINJAU SUBANG- Sekitar lima orang Srikandi, organisasi sayap...

500 Pekerja PT. Taekwang Subang Mogok Kerja

TINJAU CIBOGO- Ratusan pekerja proyek bangunan PT. Taekwang di Jl. Kapten Hanapian Desa Cibogo melakukan aksi mogok kerja, Kamis (7/3/2013). Aksi itu sebagai protes keterlambatan pembayaran upah mereka.

 


Sekitar 500 pekerja bangunan yang mengerjakan mega proyek sebuah pabrik sepatu PT. Taekwang melakukan aksi mogok kerja. Mereka mendesak, upah mereka segera dibayar secepatnya.

"Sudah lebih dari 2 minggu, upah kami belum dibayar. Padahal seharusnya sudah" kata salah seorang pekerja, Dede kepada TINTAHIJAU.com, Kamis (7/3/2013).

Ratusan pekerja mulai melakukan aksinya dari pukul 08:00. Menurut Dede, sudah 6 bulan bekerja sebagai kuli bangunan di perusahaan tersebut, ia belum menerima upah. Untuk satu orang pekerja, kata Dede, diupah Rp60 ribu perhari.

"Biasanya persahaan tidak pernah terlambat memberikan upah, baru sekarang terkendala. Pokonya kami menuntut upah kami, jika belum dibayarkan kami akan mogok terus" tuturnya.

Desakan ratusan buruh itu ditanggapi pihak perusahaan.  Humas PT Taekwang, Yanuar Muzriady menegaskan pihaknya akan memfasilitasi antara pekerja dan PT Elzindo sebagai pihak ke tiga selaku pihak yang bertanggung jawab mengerjakan pembangunan di perusahaan sepatu asal korea tersebut. Semua kewenangan, kata Yanuar telah dilimpahkan kepada PT Elzindo selaku pihak ketiga.

"Kalau besok tidak dibayar juga, pihak kita dan mandor perwakilan para pekerja akan mendatangi PT Elcindo yang beralamat di Jakarta untuk meminta kejelasan kapan dia akan membayar" kata Yanuar Muzriady.

Menurut Yanuar, ratusan pekerja yang melakukan aksi mogok hari ini, sebenarnya tidak ada hubungan dengan PT Taekwang karena para pekerja yang mengerjakan proyek tersebut berasal dari PT Elcindo selaku pihak ketiga yang bekerja sama dengan PT Taekwang. "Kita hanya bisa mempasilitasi saja, karena kewenangan sudah sepenuhnya kita limpahkan ke pihak PT Elcindo" katanya. [Warlan putra]