TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Jumat, 1 Agustus 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam TINJAU SUBANG- Kemacetan arus mudik lebaran sepertinya sudah...
Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik TINJAU MAJALENGKA- Pemerintah Majalengka tak melarang mobil ...
Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar TINJAU SUBANG- Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Subang...
Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir TINJAU SUBANG- Forum Mahasiswa dan Sarjana Subang Seluruh In...
Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras TINJAU KALIJATI- Lanud Suryadarma Kalijati Subang menyalurka...
Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang TINJAU SUBANG- Para pengemudi kendaraan diimbau berhati-hati...

500 Pekerja PT. Taekwang Subang Mogok Kerja

TINJAU CIBOGO- Ratusan pekerja proyek bangunan PT. Taekwang di Jl. Kapten Hanapian Desa Cibogo melakukan aksi mogok kerja, Kamis (7/3/2013). Aksi itu sebagai protes keterlambatan pembayaran upah mereka.

 


Sekitar 500 pekerja bangunan yang mengerjakan mega proyek sebuah pabrik sepatu PT. Taekwang melakukan aksi mogok kerja. Mereka mendesak, upah mereka segera dibayar secepatnya.

"Sudah lebih dari 2 minggu, upah kami belum dibayar. Padahal seharusnya sudah" kata salah seorang pekerja, Dede kepada TINTAHIJAU.com, Kamis (7/3/2013).

Ratusan pekerja mulai melakukan aksinya dari pukul 08:00. Menurut Dede, sudah 6 bulan bekerja sebagai kuli bangunan di perusahaan tersebut, ia belum menerima upah. Untuk satu orang pekerja, kata Dede, diupah Rp60 ribu perhari.

"Biasanya persahaan tidak pernah terlambat memberikan upah, baru sekarang terkendala. Pokonya kami menuntut upah kami, jika belum dibayarkan kami akan mogok terus" tuturnya.

Desakan ratusan buruh itu ditanggapi pihak perusahaan.  Humas PT Taekwang, Yanuar Muzriady menegaskan pihaknya akan memfasilitasi antara pekerja dan PT Elzindo sebagai pihak ke tiga selaku pihak yang bertanggung jawab mengerjakan pembangunan di perusahaan sepatu asal korea tersebut. Semua kewenangan, kata Yanuar telah dilimpahkan kepada PT Elzindo selaku pihak ketiga.

"Kalau besok tidak dibayar juga, pihak kita dan mandor perwakilan para pekerja akan mendatangi PT Elcindo yang beralamat di Jakarta untuk meminta kejelasan kapan dia akan membayar" kata Yanuar Muzriady.

Menurut Yanuar, ratusan pekerja yang melakukan aksi mogok hari ini, sebenarnya tidak ada hubungan dengan PT Taekwang karena para pekerja yang mengerjakan proyek tersebut berasal dari PT Elcindo selaku pihak ketiga yang bekerja sama dengan PT Taekwang. "Kita hanya bisa mempasilitasi saja, karena kewenangan sudah sepenuhnya kita limpahkan ke pihak PT Elcindo" katanya. [Warlan putra]