TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Jumat, 1 Agustus 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam TINJAU SUBANG- Kemacetan arus mudik lebaran sepertinya sudah...
Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik TINJAU MAJALENGKA- Pemerintah Majalengka tak melarang mobil ...
Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar TINJAU SUBANG- Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Subang...
Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir TINJAU SUBANG- Forum Mahasiswa dan Sarjana Subang Seluruh In...
Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras TINJAU KALIJATI- Lanud Suryadarma Kalijati Subang menyalurka...
Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang TINJAU SUBANG- Para pengemudi kendaraan diimbau berhati-hati...

Balapan Liar di Subang Telan 2 Korban Tewas

TINJAU SUBANG- Aksi balapan liar di wilayah Subang Kota berujung maut. Dua anak baru gede (ABG) tewas seketika saat tancap gas di jalan Dewi Sartika, atau depan Masjid Agung, Subang, Selasa (26/3/2013) dini hari tadi.

Selain menewaskan dua remaja, dua orang lainnya mengalami luka serius. Data dari pihak Polres, korban meninggal atas nama Wildan Ulul Fahri (18) pelajar, Jl. Apel No. 6 Rt. 01/22, Keluarahan karanganyar dan Indra Gunawan, (18) Sidodadi, Rt. 33/11 Pasirkareumbi, Subang.

Sementara korban luka, atas nama Nano (18) warga Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak dan Resan (18) warga Kampung Cikahuripan, Desa Bantarsari, Subang. Akibat peristiwa itu juga mengakibatkan sebuah sepeda motor mengalami rusak parah yang ditaksir mengakibat kerugian sekitar Rp3 juta.

"Korban dirujuk ke RS PTPN dan RSUD Ciereng. Selain itu, sebuah sepeda motor rusak, kerugian ditaksir 3 juta," kata Kasat Lantas Polres Subang, AKP  Ricko Abdillah kepada TINTAHIJAU.com, Selasa (26/3/2013).

Ricko menjelaskan peristiwa itu bermula saat anggotanya sedang melakukan patroli rutin di jalanan protokol Subang Kota. Saat melintas di jalur yang digunakan untuk aksi balap liar, puluhan pemotor sedang beraksi.

Karuan saja, melihat mobil patroli, mereka langsung membubarkan diri dengan kondisi panik. Pada saat itulah peristiwa maut itu terjadi. "Kita menghimbau untuk tidak lagi ada aksi balapan liar. Dan di lokasi kejadian, kita akan pasang spanduk yang isinya di sana pernah terjadi balap liar dan memakan korban," pungkasnya. [annas nashrullah]