TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Jumat, 25 Juli 2014
Follow us on:
Previous Selanjutnya
Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam Macet, Waktu Tempuh Jakarta - Subang Hingga 8 Jam TINJAU SUBANG- Kemacetan arus mudik lebaran sepertinya sudah...
Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik Pemkab Majalengka Tidak Melarang Mobdin Untuk Mudik TINJAU MAJALENGKA- Pemerintah Majalengka tak melarang mobil ...
Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar Fakta Mengejutkan Terungkap saat Reka Ulang Pembunuhan Sadis Pelajar TINJAU SUBANG- Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Subang...
Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir Gelar Bukber, Formassi Subang Bahas Politik Mutakhir TINJAU SUBANG- Forum Mahasiswa dan Sarjana Subang Seluruh In...
Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras Lanud Suryadarma Kalijati Salurkan Zakat Fitrah 4,6 ton Beras TINJAU KALIJATI- Lanud Suryadarma Kalijati Subang menyalurka...
Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang Waspadai Sejumlah Titik Rawan Kecelakaan di Subang TINJAU SUBANG- Para pengemudi kendaraan diimbau berhati-hati...

Kecelakaan di Jalur Pantura Subang Telan Korban Jiwa

TINJAU PAMANUKAN- Kecelakaan lalu lintas di jalur Pantura Subang, tepatnya di daerah Pamanukan, Kamis (27/6/2013). Dalam peristiwa itu 1 orang tewas dan 4 orang lainnya mengalamu luka.

Saksi mata, Asep (36) menuturkan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 05:00 WIB. Peristiwa bermula saat bus Luragung melaju kencang dari arah Cirebon menuju Jakarta. Saat melintas di daerah Pamanukan, bus hendak menyalip kendaraan di depannya. Tanpa di sangka, di depan ada sebuah truk tronton pengangkut pasir dari arah sebelah kiri yang berjalan lambat.


"Saat bus Luragung menyalip kendaraan lain, tiba-tiba di arah depan,  ada truk tronton pengangkut pasir yang melaju lambat.  Bus pun menabrak bagian belakang truk," kata Asep kepada TINTAHIJAU.com, Kamis (27/6/2013).

Akibat kecelakaan tersebut sopir bus tergencet setir dan sempat pingsan,  Amin (49) warga Desa Sukadana Kecamatan Pabuaran meninggal dunia. Sedangkan lima orang mengalami luka, mereka adalah penumpang bus yang semuanya warga Ciledug Kabupaten Cirebon. Seluruh korban dibawa ke RSUD Ciereng Subang. "Namun akibat luka yang dideritanya sangat parah, sopir bus akhirnya meninggal dunia di RSUD sekitar pukul 15.00 WIB," tuturnya.

Kapolsek Pamanukan, Kompol Darjim mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelidiki penyebab peristiwa maut tersebut. “Kita masih merinci peristiwa tersebut, dan sekarang peristiwa tersebut sedang ditangani oleh Unit Laka lantas Panorama”, tuturnya. [Warlan putra | @warlanPutra]

 


Berita Selengkapnya Klik di Sini