TINTAHIJAU.com | Dari Subang untuk Dunia

Kamis, 23 Oktober 2014
Follow Us at:
Breaking News:

Demo Buruh di Subang Diwarnai Kericuhan

Share

TINJAU SUBANG- Aksi ratusan massa buruh yang melakukan aksi di Alun-alun Subang hari ini tiba-tiba ricuh. Massa buruh sempat melempari petugas kepolisian memakai batu dan mendorong pintu gerbang menuju kantor Bupati.

Dari pantauan massa bruruh tiba-tiba beringas saat massa buruh yang lainnya datang dan kedatangan mereka langsung disambut massa yang sudah dari tadi menunggu. "Kawan-kawan tenang, kita jangan sampai terpancing emosi," kata orator melalu pengeras suara, Kamis (17/10/2013).

Namun himbauan orator itu tidak diindahakan oleh massa buruh, mereka terus melakukan aksi mendorong pintu gerbang dan melakukan beberapa lemparan menggunakan batu kearah petugas yang berjaga didepan gerbang.

Aksi unjuk rasa mulai berjalan normal saat beberapa perwakilan buruh dan pihak kepolisian melakukan diskusi. sampai saat ini ratusan massa buruh masih melakukan aksinya di Alun-alun Subang.

 

Massa buruh tersebut menunggu hasil rapat dewan pengupahan yang melakukan melakukan rapat untuk menuntukan UMK Subang di dalam kantor Bupati Subang. Ratusan buruh yang tergabung dari bebagai Aliansi Buruh Subang (ABS), diantaranya Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonseia (FSPMI), Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Serikat Pekerja Mandiri (SPM) dan lainnya hari ini mengepung kantor Bupati.

"Hari ini adalah agenda rapat Dewan Pengupahan yang nantinya akan menentukan UMK Subang tahun 2013, maka dari itu kita hari ini akan mengawal rapat tersebut," kata seorang buruh, Hermawan kepada TINTAHIJAU.com, Kamis (17/10/2013)

Ratusan buruh tersebut menuntut janji pemerintah yang sebelumnya telah berjanji kepada buruh akan menaikan upah buruh. "Kita akan menagih janji pemerintah, karena pada saat hari buruh sedunia (mayday) yaitu tanggal 1 Mei lalu pemerintah berjanji akan menaikan UMK Subang menjadi Rp2,2 juta," tuturnya. [Warlan putra | @warlanPutra]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini