FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Akibatkan Jalan Rusak, Warga Patokbeusi Protes Proyek BBWS

TINJAU PATOKBEUSI- Jalan penghubung Desa Rancabango dan Desa Ranca Asih Kecamatan Patokkbeusi alami kerusakan. Warga menuding, kerusakan itu disebabkan proyek BBWS di daerah tersebut.

Jalann penghubung dua desa sekitar 2,7 Km semula beraspal. Namun setelah adanya proyek BBWS, jalanan tertutup tanah yang dibawa kendaraan alat berat proyek BBWS yang dikerjakan PT. Brantas.

Warga di daerah itu mendesak pihak perusahaan segera memperbaiki jalan dan segera melakukan pengaspalan jalan. Warga mengaku, kondisi jalan rusak sangat berbahaya bagi pengendara dan berdampak pada sektor ekonomi dua desa tersebut.

"Kita minta pihak perusahaan segera melakukan perbaikan jalan agar aktivitas warga tidak terganggu, apalagi kalau hujan, ini sangat bahaya," kata seorang warga setempat, Bandi kepada TINTAHIJAU.com.

Bandi menegaskan, ia bersama warga dari dua desa akan menggelar aksi jika tuntutannya tidak dipenuhi. "Kita akan demo kalau dibiarkan," jelasnya

Kades Rancabango, Lukman Hakim mengaku, pihaknya koordinasi dengan pihak PT. Brantas terkait kondisi jalan tersebut. Namun hingga saat ini, pihaknya belum mendapat respon dari pelaksana Proyek normalisasi sungai.

"Kita belum mendapatkan jawaban pasti kapan jalan tersebut akan diperbaiki, padahal sudah kita ajukan agar segera dibenahi," kata Kades Lukman Hakim.

Sementara itu Humas PT Brantas Heru, yang ditemui di kantornya menyebutkan, keluhan dan tuntutan warga sudah disampaikan ke pihak management. "Sudah diajukan ke pihak management yang memiliki kewewenangan. Saya tidak dapat memutuskan, lantaran wewenang itu ada di tangan pimpinan," katanya.[Sandy Zaenudin]

 

foto: kondisi jalan Desa Rancabango dan Desa Ranca Asih Kecamatan Patokkbeusi

follow twitter @tntahijaucom