FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Dampak Corona, Penerimaan Pajak di Subang Babak Belur

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Mewabahnya virus Corona berdampak serius pada perekonomian. Kondisi ini berdampak pada penerimaan pajak di daerah.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Subang, pada tahun ini menargetkan Rp280 miliar. Di tengah pandem corona, Bapenda mengalami penurunan penerimaan nilai pajak, hingga 30 persen. "Sekitar 25 persen sampai 30 persen. Ini karena banyak objek pajak yang terdampak," kata Kepala Bapenda Subang Dadang Kurnianudin.

BERITA LAINNYA:

Terdampak Corona, Pajak Hotel dan Restoran di Subang Dapat Diskon 50%

Gagal Capai Target di 2019, Bapenda Subang Naikkan Target Pajak di 2020

Kasus Korona Berdampak Pada Usaha Hotel dan Restoran di Subang


Menurunnya penerimaan pajak, jelas Dadang, didominasi dari pajak yang berkaitan dengan aktivitas warga. Beberapa diantaranya pajak resto, hotel, parkir, reklame dan lainnya.

Menurunnya penerimaan pajak juga, dipicu digratiskannya pajak penerang jalan umum. "Pajak dengan objek yang berkaitan dengan mobilitas warga, ini yang lebih dominan," imbuhnya

Mewabahnya covid-19 berdampak serius pada aktivitas ekonomi. Ini mengingat, Kabupaten Subang menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Konsekwensinya, aktivtas warga dibatasi.

Kondisi ini, berdampak serius pada aktivitas ekonomi warga. Tidak sedikit pengusaha kuliner yang memilih untuk tutup beroperasi. Sementara hotel, setelah adanya PSBB, mengalami penurunan drastis tamu yang memanfaatkan fasilitas hotel. "Sekarang ada lagi wacana new normal. Sebenarnya ini bisa menolong dan memberi harapan, meskipun tidak begitu maksimal atau 100%," jelasnya


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Pria Wajib Tahu, Ciri-ciri Utama Saat Alami Ejakulasi Dini https://t.co/OQlONWOF8p
Angin Puting Beliung Terjang Wilayah Parung Bogor Sore Tadi https://t.co/Qe6e5ZmQsW
Masa Pandemi, Penjualan Motor di Tridjaya Pagaden 500 Unit Perbulan https://t.co/0Sb27Z8n8K
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter