FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Harga Gabah Anjlok, Nasib Petani Pantura Subang Terpuruk

CIASEM, TINTAHIJAU.COM- Harga Gabah Basah mengalami penurunan penurunan drastis hingga Rp380 ribu perkuintal. Akibatnya, nasib petani Pantura Subang belum sesuai dengan harapan

Kondisi ini terjadi di daerah Desa Sukahaji, Kecamatan Ciasem, Subang, Sabtu (30/5/2020). Harga gabah yang semula Rp550 ribu perkuintal, kini turun harga Rp170 ribu perkuintal

Anjloknya harga gabah ini menyusul tengkulak dari luar kota yang biasa memborong gabah, tidak bisa masuk ke daerah perkampungan lantaran penerapan PSBB atau larangan keluar masuk daerah lain

Kondisi ini dikeluhkan petani di jalur Pantura Subang. Padahal, produksi gabah pada tahun ini terbilang bagus. Untuk satu 1 hektar lahan sawah bisa menghasilkan gabah seberat 6,5 ton

"Untuk hasil panen tahun ini lumayan banyak dari 5 hektar lahan sawah yang digarap dapat menghasilkan 33,4 ton gabah," kata salah seorang petani, Feri kepada TINTAHIJAU.com.

Dia mengatakan, hasil penjualan gabah sebanyak itu sekitar Rp126.920.000 dan di potong biaya pengelolaan masa tanam sekitar Rp75 juta masih ada sisa sekitar Rp51.920.000,-  

Hasil panen padi para petani di daerah ini biasanya di borong tengkulak asal daerah Subang dan Karawang. "Yang datang gak ada, sementara penggilingan banyak yang tutup, jadi bingung sendiri," pungkasnya.



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Kini Anda Bisa Matikan Notifikasi Group WhatsApp untuk Selamanya https://t.co/ejB46bfrHn
Pangandaran Diguncang Gempa Minggu Pagi Ini https://t.co/P3UwTCASfk
Ngopi On The Road Bareng Komunitas Subang Menyeduh https://t.co/QlN7t9Qw3r
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter