FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Manfaatkan Lahan 3200 Hektare, Subang Bakal Jadi Pusat Ketahanan Pangan

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Agus Andrianto melakukan kunjungan ke Kabupaten Subang.

Dalam kunjungannya itu, Kabarhakam melakukan pengecekan Lahan Ketahanan Pangan Polri di PT. PG Rajawali II PG Subang, Desa Manyingsal, Kecamatan Cipunagara, Subang. Kedatangan Kabarhakam ke Subang disambut Bupati Subang H Ruhimat, jajaran TNI/Polri dan Direktur Sang Hyang Seri dan Direktur PG Rajawali

BERITA LAINNYA:

Demi Ketahanan Pangan, Bupati Subang 'Hibahkan' 50 Hektare untuk NU

Pimpin Apel di Dinas Perikanan, Dandim Subang Ingatkan Ketahanan Pangan

Cegah Krisis Pangan, Polres Majalengka Budayakan Berkebun dan Ternak Ikan

Di sela sela kunjungannya, Komjen Pol Agus menyampaikan terima kasih kepada Bupati Subang yang memanfaatkan lahan seluas 3200 ha milik BUMN diberdayakan oleh Sanghyangseri dengan pola variasi tanaman.

"Kedepan Kabaharkam akan meningkatkan program ketahanan pangan ini, apalagi di Kab Subang ada 1 kecamatan yang masih memiliki lahan 3200 ha, maka Kab subang sangat mungkin untuk dapat membudidayakan dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat," kata Kompjen Pol Agus.

Ke depan, Pemda Subang dengan Forkopimda akan menggandeng BUMN untuk membangun ketahanan pangan di Kabupaten Subang. Ini sesuai denhan instruksi Presiden terkait kesiapan menghadapi krisis ketahanan pangan sedunia.

Oleh karena itu, jelasnya, Kabaharkam  akan mengajak semua Angkatan 89 bermitra dengan Sanghyang seri dan Pemda Subang. Kabaharkam menyampaikan akan melibatkan masyarakat melalui program padat karya.

Bupati Subang menapresiasi Polri yang akan memberdayakan lahan tidur yang ada di Wilayah Kabupaten Subang untuk dimanfaatkan ketahanan pangan seperti ditanami jagung dan komoditas lainnya.

"Tentunya upaya itu akan mengatasi ketahanan pangan  dan insya Allah memiliki target minimal untuk kebutuhan Indonesia, dan tentunya bisa dan tidak lagi impor jagung dari luar negeri," kata Bupati.

Lebih jauh, Ruhimat meneaskan, pihaknya akan menggunakan lahan  RNI seluas 500 hektar untuk dimanfaatkan menanam komoditi palawija. Bupati bahkan menugaskan kepada para kepala Dinas, minimal 1 hektar untuk menanam jagung dan tembakau

"Kami berharap dengan diprakarsai oleh pihak Mabes, ketahanan pangan yang ada di Indonesia tidak mengkhawatirkan, biar bagaimanapun yang utama adalah kebutuhan pangan masyarakat," tandasnya


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TRENDING TOPIC

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Perkuat Ekonomi Desa, Pemprov Jabar Kembangkan Desa Digital https://t.co/I8RchrZe1b
PPP Tularkan Gerakan Kebaikan Bagi Generasi Muda Majalengka https://t.co/IGQ2zL0NvW
Jumlah Terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia Tembus 240.687 Kasus https://t.co/OijkA7Y3tc
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter