FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ini Peluang Usaha dengan Kehadiran Pelabuhan Patimban Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Pelabuhan Patimban Subang segera beroperasi pada akhir November ini. Kehadirannya, bakal menjadi pemantik bergeraknya ekonomi.

Dosen ITB Wawan Dhewanto mengatakan keberadaan Pelabuhan Patimban yang akan mulai beroperasi pada akhir bulan ini, harus berdampak pada perekonomian masyarakat, khususnya Kabupaten Subang

"Warga Subang tidak hanya penonton tapi jadi pemain, sehingga ekonomi tumbuh, pemeratannya juga merata," kata Wawan pada Webinar "Pelabuhan Patimban dan Pengembangan Ekonomi Daerah' Senin (16/11/2020)

BERITA LAINNYA:

Siapkan 20 Ribu Hektare, Indramayu Sambut Rebana Metropolitan Jabar

Jadi Primadona Investor, Bupati Subang: Prioritaskan Naker Laki-laki

Dosen ITB Ungkap Dampak Positif Pelabuhan Patimban Bagi Subang


Wawan mencatat ada tiga peluang usaha dengan kehadiran Patimban di wilayah Subang Utara itu. Ketiga peluang usaha itu adalah makanan dan minuman, perhotelan dan pariwisata.

"Pemetaan peluang usaha dapat dilakukan dengan benchmark pada pelabuhan besar di Asia. Misalnya Yokohama yang memiliki kawasan pembelanjaan, wisata crcuise hingga museum pelabuhan. Atau vietnam, di Pelabuhan Saigon yang memiliki floating reaturant, hotel dan atraksi," terangnya.

Namun demikian, Wawan merekomendasikan pemerintah melakukan langkah dalam pengembangan peluang usaha Pelabuhan Patimban. "Potensi Subang, Lab industri dan training SDM serta kemudahan akses transportasi," katanya

Webinar 'Pelabuhan Patimban dan Pengembangan Ekonomi Daerah' dilaksanakan Senin (16/11/2020) bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Webinar ini untuk memberikan gambaran tentang Pelabuhan Patimban ini dapat mendorong perekonomian nasional. Dengan beroperasinya Pelabuhan Patimban, diprediksi memiliki dampak yang sangat signifikan terhadap pembangunan ekonomi di daerah, khususnya di Subang dan sekitarnya, serta di Jawa Barat.

Dalam webinar ini yaitu Bupati Subang Ruhimat, Ketum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Sanny Iskandar, Associate Professor on Entrepreneurship at SBM, ITB Wawan Dhewanto, dan Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjajaran.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Jumlah Kasus Covid-19 Majalengka Melesat ke Angka 1.956 https://t.co/HtyxSzAhj5
Jaga Eksistensi Genting, Bupati Berambisi Jadikan Terakota Sebagai Ciri Khas Majalengka https://t.co/m3jaYYvy5y
Jarang Terjadi! Hari ini 0 Penambahan Kasus Covid-19 di Subang https://t.co/WtOTCHtq11
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter