Pasar Tradisional Senilai Rp1 Miliar Ditelantarkan



Dari pantauan pasar tradisional yang memiliki sebanyak 30 lapak dan 4 kamar mandi (toilet) kondisinya sangat memeprihatinkan. Di beberapa bagian tembok pasar catnya sudah luntur, pintu lapakpun (roling door) kondisinya sudah rusak. "Dari mulai dibangun pada tahun 2012 sampai sekarang, belum sekalipun digunakan," kata warga, Mulyana, Kamis (30/1/2014).

Selain kondisi dinding dan roling door sudah rusak, kondisinya keempat toiletpun kondisinya rusak parah, bahkan bau dan kotor. "Ini anggarannya dari dana desa peradaban yang Rp1 miliar itu, yang dari pemprov," tambahnya.

Camat Cipunagara, Suparjan mengatakan bahwa memang benar dana yang dipakai untuk membangun pasar tersebut berasal dari program dana desa peradaban dari pemprov Jabar pada tahun 2012 lalu. "Itu menjadi beban saya, karena masalahnya kepala desa yang dulu sudah diganti, dan yang baru nggak tahu apa-apa," kata Suparjan.

Saat ini pihaknya akan berusaha berkoordinasi dengan dinas pasar untuk menindaklanjuti pasar tersebut. Saat ini kondisi pasar yang berdiri diatas tanah desa tersebut terbengkalai. "Kita juga sangat menyayangkan kondisi pasar tersebut, karena anggaran untuk membuat pasar itu nggak sedikit," tuturnya. [Warlan putra | @warlanputra]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


Twitter Update

Jika Dilakukan Secara Teratur dan Benar, Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan https://t.co/3sijhRh0GS
Pemkab Karawang Telah Lakukan 8.000 Tes Cepat dan 756 Tes Swab https://t.co/GcFTxo2SRG
Wujud Kasih Sayang, Istri Bupati Bagikan 200 Nasi Box untuk Warga Kalijati https://t.co/OoIcDjEwna
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter