FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Divonis 1,5 Bulan, Anak Bupati Majalengka Hirup Udara Bebas

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Irfan Nur Alam, anak Bupati Majalengka Karna Sobahi, sudah menghirup udara bebas dalam kasus penembakan seorang pengusaha asal Bandung

Sekadar diketahui, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Majalengka memvonis Irfan dengan hukuman penjara 1 bulan 15 hari. Berkaitan dengan kasus penembakan seorang kontraktor, Irfan melanggar Pasal 360 Ayat 2 tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain terluka.

Sidang vonis terhadap Irfan itu digelar pada Senin, 30 Desember 2019. Kasus penembakan itu berlangsung 10 November 2019. Enam hari setelah kejadian, polisi menahan lelaki tersebut. Hingga akhirnya Irfan divonis 1,5 bulan.

BERITA TERKAIT

Vonis Ringan Anak Bupati, PN Majalengka: Kami Mandiri dan Berintegritas

Kasus Penembakan, Anak Bupati Majalengka Divonis 1,5 Bulan

Anaknya Dituntut 2 Bulan, Bupati Majalengka: Kami Tidak Akan Banding


Kristiawanto, kuasa hukum Irfan, sempat menunggu putusan jaksa dan lembaga pemasyarakatan (lapas) terkait eksekusi Irfan. Sebab, saat proses persidangan vonis yang digelar pada 30 Desember, tercatat merupakan hari ke-15 Irfan ditahan.

"Sekarang sudah bebas. Setelah dihitung oleh jaksa dan petugas lapas terkait potongan masa tahanan, tepatnya Selasa, 31 Desember lalu, Saudara Irfan dinyatakan bebas," kata Kris kepada detikcom, Rabu (8/1/2019).

Sebelumnya, Kris menyerahkan sepenuhnya proses eksekusi penghitungan masa tahanan Irfan. "Putusan majelis hakim itu satu bulan 15 hari. Terkait proses eksekusi, tugasnya jaksa dan petugas lapas. Mereka yang mempunyai kewenangan menghitung atau memastikan kapan klien kami keluar (bebas dari tahanan)," kata Kris saat dihubungi detikcom, Selasa (31/12).

Setelah hasil eksekusi perhitungan masa tahanan diumumkan, lanjut dia, pihaknya akan mendiskusikan keputusan tersebut dengan anak Bupati Majalengka. Saat ditanya mengenai upaya pengajuan ganti rugi jika melebihi masa tahanan, Kris belum bisa berspekulasi. "Nanti akan kami diskusikan dengan klien setelah proses eksekusi," ujar Kris.

Selain menghukum 1 bulan 15 hari kurungan penjara, majelis hakim mencabut izin penggunaan senjata api (senpi) milik Irfan. Majelis hakim sependapat dengan JPU tentang pencabutan izin penggunaan senpi tersebut

Sumber: detik.com

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Catat!, Ini Caranya Agar HP Android Anda Aman dari Serangan Saiber https://t.co/civ8kjvM8o
Legislator PPP Jabar Usulkan Empat Pilar Kebangsaan jadi Pelajaran Sekolah https://t.co/QTjT2FtngA
Catat!, Ini yang Boleh Disembunyikan Istri Terhadap Suami https://t.co/qMZo0U6tQO
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter