FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

SUBANG, TINTAHIJAU.com - PT Sariater yang merupakan pengelola wisata pemandian air panas milik Pemkab Subang, diduga telah merugikan negara khususnya Pemkab Subang sebanyak 19 milyar rupiah.

Hal ini diungkapkan Ketua LSM Anti Korupsi Seluruh Indonesia (AKSI), Warlan saat berjumpa dengan wartawan di Kantornya di Jl Veteran,

KPK kembali melancarkan operasi tangkap tangan (OTT) di 'Jumat keramat'. Kali ini giliran seorang pejabat BUMN yang digiring KPK. Direktur itu diduga menerima uang dari kontraktor-kontraktor yang mendapatkan proyek di BUMN itu.

"KPK mendapatkan informasi dari masyarakat, ada rencana pemberian uang dari pihak swasta yang pernah

KPK menyebut operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Ketua Umum PPP Romahurmuziy alias Rommy berkaitan dengan pengisian jabatan di Kementerian Agama (Kemenag). Pengisian jabatan itu untuk wilayah pusat dan daerah.

"Pengisian jabatan di Kemenag pusat dan daerah," ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di gedung ACLC,

Tim penyidik KPK kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini yang ditangkap adalah seorang petinggi partai politik.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, penangkapan itu dilakukan di Surabaya. Penyidik menahan sejumlah pihak, salah satunya petinggi partai politik.

Petinggi partai politik itu juga merupakan penyelenggara negara. Dia seorang legislator.

Pihak-pihak

TINTAHIJAU CHANNEL
Banner Kanan 1

Twitter Update

[OPINI] Curhatan Seorang Mahasiswa di Jurusan yang Tak Pernah Menua https://t.co/CQIyxQAVBw
Kiai Said: NU Bisa Jadi Kiblat Peradaban Dunia Islam https://t.co/HILr7AQxtA
Ratusan Goweser Subang Ikuti Sasapedehan HUT Lalu Lintas https://t.co/Hx9lV0CIH4
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page