FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Hendak Diperkosa 6 Pemuda, Siswi MTs Terjun ke Jurang

TINJAU MAJALENGKA- Seorang pelajar siswi MTs di Kecamatan Sindangwangi Kabupaten Majalengka berhasil selamat dari ancaman pemerkosaan yang dilakukan 6 orang lelaki. Saat ini para pelaku berhasil diamankan aparat kepolisiaan resort Majalengka.

Enam lelaki yang berhasil dibekuk yakni, lima orang pelajar dan seorang pemuda. Kesemuaanya kini mendekam di Mapolres Majalengka. Mereka berinisial Ag (15) dan Bah (15) warga Desa Buah Kapas Kecamatan Sindangwangi. Lalu, Ad (16), Tr (15), Rif (15) warga Desa Rajagaluh Lor Kecamatan Rajagaluh dan seorang pemuda Riz alias Toke (20).

Dari informasi yang dihimpun, korban sebut saja bunga-bukan nama sebenarnya-(15 tahun), berhasil lolos dari ancaman pemerkosaan setelah terjun ke jurang sedalam 5 meter. Itu korban lakukan setelah sebelumnya berhasil disekap dan diraba bagian tubuhnya. Tapi saat pelaku lengah, korban langsut loncat ke dalam jurang demi menyelamatkan kesuciaanya, hingga akhirnya harus mengalami luka dibagian hidung, leher, dan dahinya yang lumayan serius.

Peristiwa ini bermula ketika korban bersama temannya,Ikah (15 tahun) dan lima orang pelajar lainnya tengah bermain usai pulang sekolah di sebuah bendungan (situ) di Desa Sindangpano Rajalaguh, Sabtu (2/5/2015) lalu sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat hendak pulang, korban dan Ikah di antarkan oleh dua orang teman pelajarnya menggunakan sepeda motor dengan berboncengan sendiri-sendiri. Ikah teman korban di antarkan sampai rumahnya, sedangkan korban saat diperjalanan dibelokan arah, ke sebuah perkebunan bambu atau masuk wilayah Desa Leuwilaja Kecamatan Sindangwangi.

Saat berada di lokasi korban merasa heran dan ternyata sudah ada lima pelajar dan seorang pemuda bernama Riz alias Toke (20) warga Rajagaluh. Ketika itu pelaku langsung menarik korban dan meminta melayani nafsu bejadnya.

Tapi korban langsung bereaksi dan menolak, sedangkan teman pelajarnya diam saja. Melihat reaksi itu pelaku langsung mencekik dan mengancam korban menggunakan rantai yang diikatkan pada lehernnya. Korban tidak sempat dinodai, hanya baru dicium dan diraba-raba payudaranya.

Saat kondisi lengah, korban berusaha melawan, seketika itu tanpa pikir panjang langsung langsung memilih loncat ke dalam jurang setinggi 5 meter demi mempertahankan mahkotannya. Walau harus menanggung resiko luka yang cukup serius. Melihat korban berhasil melarikan diri, pelaku panik dan langsung kabur melarikan diri.

Sedangkan korban sendiri akhirnya selamat setelah mendapatkan pertolongan dari salah seorang petani buah mangga yang berada di kebunnya, Eyo (40 tahun). Setelah itu petani tersebut mengantarkanya pulang ke rumah korban di Desa Balagedog Kecamatan Sindangwangi.

Melihat anaknya nyaris menjadi korban pemerkosaan, ayah korban, Ali Sudayat tidak terima langsung melaporkan kejadian ini kepada Polsek Sindangwangi.

"Saya tidak terima anak saya nyaris diperkosa. Dan saya meminta agar pelaku diberikan hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku," kata Ali usai memberikan laporan kepada pihak kepolisian.

Aparat desa Balagedod Sapin, yang ikut mengantarkan orang tua korban ke Mapolsek Sindangwangi, mengatakan, korban sendiri saat kejadian sempat menasehati pelaku, hingga tersangka sempat menangis dan urung menyalurkan hasrat birahinnya.

Tapi diduga nafsu seksnya sudah diubun-ubun, pelaku kembali mencoba menggagahi korban, hingga sebagian pakaian korban robek dan beberapa bagian tubuhnya terluka.

"Sebenarnya korban sudah berupaya mengingatkan serta menyadarkan pelaku, tapi ternyata tidak berhasil malah sempat mengancamnya dan mengalungkan rantai dileher korban. Beruntung korban berhasil lolos setelah loncat kedalam sebuah jurang, karena memang lokasinya di daerah pegunungan"ucapnya.

Kapolsek Sindangwangi Sutardjo membenarkan adanya peristiwa tersebut, dan kasus ini sudah dilimpahkan ke Satreskrim Polres Majalengka bagian Unit Perlindungan Prempuan dan Anak (PPA) Polres Majalengka. "Kasusnya sudah dilimpahkan dan ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Majalengka. Kasus masih dalam pengembangan," katanya. [KC]

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Bedah Rumah, Golkar Subang: Kami Beri Bukti Bukan Obrol Janji https://t.co/XryO13kTtJ
Nadiem Makarim: Dana BOS Boleh Dibelikan Kuota Internet https://t.co/1zp28rVTI4
Polres Subang Terima Penghargaan Sebagai Sahabat Anak dari Kak Seto https://t.co/2C1UWcfQB5
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter