FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Ditemui Ruhimat, Korban Banjir: Sampai Kapan Kami Harus Begini

Ratusan korban banjir yang ditampung di bawah jembatan Play Over Pamanukan itu mendapat perhatian serius dari Calon Bupati Subang, H Ruhimat di bawah Jembatan Play Over Desa Mulyasari,Kecamatan Pamanukan,Subang, Senin (5/2/2018)

Kedatangan Cabub Subang, H Ruhimat saat turun dari mobilnya langsung diserbu warga mereka menyambutnya dengan bersalam-salaman, kemudian Cabub H Ruhimat pun menggendong bocah korban banjir.

Pantura Dilanda Banjir, Warga Pamanukan Mengungsi ke Kolong Jembatan

Tak berhenti disitu Cabub H Ruhimat yang mengenakan Jaket  Warna Hitam dan Kaos Warna Putih serta mengenakan celana levis dan didampingi oleh Asep Rochman Dimyati langsung menuju rumah warga yang terendam banjir.

"Kedatangan kita kelokasi ini untuk melihat kondisi terakhir korban banjir dalam waktu dekat kita akan distribusikan bantuan kemanusiaan,"kata Cabub H Ruhimat kepada TINTAHIJAU.com.

Ia mengatakan, korban banjir ini sudah semestinya mendapat perhatian dari pemerintah, peristiwa semacam ini sudah sering kali terjadi semestinya sudah ada upaya penanganan dari intasi terkait. Agar banjir semacam ini tidak terjadi kembali di daerah Pamanukan. "Kita berharap pada korban banjir dapat lebih sabar meskipun sedang dilanda musibah, semoga saja musibah ini menjadi pelajaran kita semua," katanya.

Sementara warga setempat, Adang (30) Warga Kampung Pintu RT 1/2 Desa Mulyasari,Kecamatan Pamanukan,Subang, mengatakan, kediamannya sudah dua hari terendam banjir. "Sudah dua hari di tempat pengungsian sejak rumah saya banjir, sejauh ini bantuan dari instansi terkait belum satu pun yang memberikan bantuan,"kata Adang dengan nada sedih.

Ia mengatakan, akibat banjir sebagain warga mengeluhkan sakit batuk dan demam mungkin akibat cuaca dingin. Adang berharap, Ruhimat bisa menyelesaikan masalh banjir yang hampir setiap tahun melanda wilayahnya. "Kita berharap ada bantuan pengobatan dan bantuan kemanusiaan lainnya untuk meringankan beban warga yang dilanda musibah banjir. Kita mau sampai kapan Pak, selalu menjadi korban banjir," katanya

Camat Pamanukan, Drs Muhamad Rudi, MM mengatakan, korban banjir sedikitnya ada sekitar 200 Orang atau 75 KK mereka diungsikan di bawah jembatan play over untuk menjaga keamanan lingkungan rencana mereka akan dipindahkan ke Gedung Olahraga Pamanukan (GOR).

"Sejauh ini intentitas hujan masih tinggi dan sejumlah warga sudah mulai terserang penyakit gatal-gatal, mereka baru diberikan pertolongan pertama dan diberikan obat generik,"kata Camat Muhamad Rudi. "Kita himbau bagi warga yang rumahnya terendam banjir harus dijaga dengan baik agar keamanan rumah mereka dapat terjamin,"pungkasnya. [Sandy Zaenudin]

 


Dapatkan kilasan berita lainnya via:
Twitter: @TINTAHIJAUcom
FB: REDAKSI TINTAHIJAU
Line: tintahijaucom


TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Traveling Ternyata Lebih Membahagiakan Dibanding Pernikahan https://t.co/XeZ2sXnWPY
Wagub Jabar Tinjau Pusat Peternakan Sapi di Subang https://t.co/jaH0gIfFma
PMI Subang Utus 24 Pelajar di Jumbara Jabar https://t.co/ZGeNFd2a6i
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page