Dua Calon Haji asal Indramayu Meninggal Dunia

INDRAMAYU, TINTAHIJAU.com -  Dua calon haji yang tergabung dalam Kloter 41 asal Kabupaten Indramayu meninggal dunia, keduanya adalah Eha Juleha (61) dan Sopardjo Rata Ilyas (76).

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Indramayu, Munir Huda mengatakan, Eha Juleha meninggal sebelum pemberangkatan dan Sopardjo Rata Ilyas meninggal saat perjalanan di pesawat.

"Kewenangan kami di Kabupaten hanya sebelum pemberangkatan setelah diserahkan ke embarkasi haji itu sudah menjadi kewenangan Kemenag Provinsi," ujar Munir Huda saat ditemui Tribuncirebon.com di Pusat Pelayanan dan Informasi Haji Terpadu (PUSPIHAT) Kemenag Indramayu, Senin (22/7/2019).

Atau dengan kata lain, Kemenag Indramayu kewenangannya hanya memiliki kewenangan terhadap CJH Eha Juleha karena meninggal sebelum pemberangkatan. Dijelaskan dia, sesuai regulasi Kemenag Indramayu akan mengantikan kuota CJH yang meninggal tersebut dengan anggota keluarganya.

Meski demikian, waktu pengantian Eha Juleha dengan anggota keluarganya sulit direalisasikan, hal itu mengingat waktu pemberangkatan yang mepet hanya menyisakan beberaja jam saja.

Eha Juleha meninggal pada Kamis, 18 Juli 2019 sekitar pukul 07.25 WIB dan pemberangkatan CJH kloter 41 Indramayu dari Pendopo Indramayu yaitu pada hari yang sama pukul 19.15 WIB.

Untuk mengisi kekosongan kuota tersebut, Kemenag Indramayu memberlakukan penarikan CJH dari kloter selanjutnya untuk diberangkatkan bersama para CJH kloter 41.

Adapun opsi kebijakan lainnya, Kemenag Indramayu akan mengembalikan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) kepada keluarga korban. Dikutip dari Kompas.com, besaran BPIH 1440H/2019M untuk jemaah haji reguler Embarkasi Jakarta (Bekasi), yaitu Rp34.987.280.

Sementara itu, untuk CJH atas nama Sopardjo Rata Ilyas, disebutkan Munir Huda kewenangannya ada di Kemenag Provinsi. Dirinya menyampaikan, pihaknya sudah mewanti-wanti agar CJH dapat menjaga kesehatan sebelum berangkat menunaikan rukun islam ke-lima tersebut.

Adapun untuk usia rata-rata para calon jemaah haji asal Kabupaten Indramayu tahun 2019 yaitu kisaran usia orang dewasa dan hanya beberapa yang berusia lanjut. "Untuk usia jemaah rata-rata standart, yang lanjut usia hanya beberapa, mereka sekitar umur 80 tahunan," ujar dia. [tribun]


FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
Twitter: TINTAHIJAUcom
YouTube: TINTAHIJAUcom


Banner Kanan 1
Banner Kanan 2

Twitter Update

Ngaku Polisi, Warga Indramayu Perdayai Janda Muda di Majalengka https://t.co/nJGHayCTAR
Pemkab Majalengka Rogoh Rp3 Miliar untuk Pilkades di 142 Desa https://t.co/69W1IZbIpE
Pengurus Kwaran Majalengka Ikuti Kursus Mahir Dasar Kepramukaan https://t.co/RSJKRGTSIj
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter

Facebook Page