FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Pergerakan Tanah Intai 12 Kecamatan di Kabupaten Subang

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Sebanyak 12 Kecamatan di Kabupaten Subang berpotensi bencana pergerakan tanah dengan klsaifikasi menengah-tinggi.

Potensi pergerakan tanah di 12 Kecamatan yang mayoritas berada di daerah Subang Selatan itu merupakan rilis dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi.

BERITA TERKAIT:

Warga Kalijati Subang Meninggal Dunia Tersambar Petir

Hujan Deras, Rumah Warga Bantarsari Subang Diterjang Longsor

8 Rumah Diterjang Puting Beliung, BPBD Subang Datang Bawa Sembako



Ke-12 Kecamatan itu adalah Kecamatan Ciater, Cibogo, Cijambe, Cipeundeuy, Cisalak, Dawuan, Kalijati, Kasomalang, Sagalaherang, Serangpanjang, Subang dan Kecamatan Tanjungsiang.

"Pergerakn tanah ini adalah kondisi alam yang mengakibatkan terjadinya bencana longsor. Bahkan, apabila di daerah tersebut dekat dengan sungai, bisa berpotensi banjir bandang," kata Kepala BPBD Subang Hidayat kepada TINTAHIJAU.com di ruang kerjanya.

Meskipun demikian, Hidayat menegaskan, pihaknya masih melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Badan Geologi unutk memastikan kevalidan dengan rilis 12 Kecamatan berpotensi bencana pergerakan tanah.

"Kita terus koordinasi, termasuk progresnya. Tapi kesiap siagaan darurat bencana terus kami lakukan sebagai upaya natisipasi. Termasuk menyampaikan ke warga lewat Pemerintahan Kecamatan dan Desa," jelasnya

BPBD juga terus melakukan pemantauan di belasan derah yang disebut potensi bencana Pergerakan Tanah, dan menyiapkan personalitas dengan melibatkan intansi atau lembaga lain, terkait kesiapan perlengkapan jika terjadinya becana.

"Kita melibatkan banyak lembaga lain, dari TNI/Polri, Tagana, dan Dinas Pemerintahan, termasuk perlatan yang dibutuhkan sebagai sikap antisipasi," terangnya

Selain itu, BPBD menyampaikan sikap waspada dan kehati-hatian setiap saat, terlebih pada saat turun hujan. Ada beberapa kriteria, warga harus segera mengevakuasi ke tempat aman.

Hidayat menjelaskan beberapa diantaranya adalah jika hujan dengan klasifikasi besar dan lama, serta disertai petir dan air sudah bercampur lumpur.

Sementara untuk mengurangi dampak besar, Hidayat menghimbau warga utuk memangkas pohon tinggi dan memadamkan saluran listrik saat hujan dengan intensitas tinggi.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom

TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Alhamdulillah, Hari Ini Kasus Covid-19 di Subang Nihil Penambahan https://t.co/YgJ7RETD65
BPBD Majalengka Ingatkan Potensi Bencana saat Musim Hujan https://t.co/nFxdBJnqwx
OPINI: Menemukan Identitas Bangsa di Tengah Keberagaman https://t.co/tdeGg9JDt0
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter