Ini Kondisi Terkini Korban Pembacokan Kasus Rebutan Air Sawah

SUBANG, TINTAHIJAU.com - Sudah tujuh hari Warim (55) korban pembacokan rekan petani Karto (55) menjalani penanganan medis secara intensip di RSUD Ciereng Subang

Warga Kampung Lampang, Kelurahan Parung, Subang itu bersimpah darah setelah mendapat serangan brutal dari pelaku hanya gara-gara berebut air sawah.

Warim mengalami luka bacokan pada bagian tangan kanan, telapak tangan belah lebar 15 cm dengan 30 jahitan, tangan kiri sebanyak 6 titik, dan sikut dengan lebar 17 cm dan nyaris putus.

Selain luka di bagian tersebut, Warim juga mengalami luka serius pada bagian pergelangan tangan, Kepala belakang alami 3 luka bacok tembus ke tengkorak sampai patah dan 3 luka bacok pada bagian punggung.

BACA JUGA: Berebut Air Sawah, Berujung Aksi Pembacokan Petani di Subang

Setelah menjalani penanganan medis selama tujuh hari ini, kondisi Warim dikabarkan membaik. "Kondisinya sudah mulai membaik, setelah dilakukan amputasi," kata Kapolres Subang AKBP Teddy Fanany didampingi Kapolsekta Subang, Kompol Iwan Setiawan

Pihak Polsek masih menempatkan anggotanya baik di lokasi perawatan Warim maupun di kampung korban. Pihak keluarga korban menyampaikan terimakasih kepada anggota kepolisian yang melakukan pendampingan dan pengawalan selama di RSUD.

"Sehingga proses pengobatan dari awal sampai masuk RSUD, sampai dengan sekarang bisa berjalan lancar dan Alhamdulilah keadaanya membaik dan dapat kembali berkomunikasi," kata salah seorang keluarga korban.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom


Twitter Update

Lanud Suryadarma Kalijati Buka Lahan Tidur untuk Perkuat Ketahanan Pangan https://t.co/4LSL2zxowI
DP3AKB Majalengka Buka Pendampingan Bagi Anak yang Ortunya Positif Covid-19 https://t.co/UAAUmv9U46
Jalani Isolasi 14 Hari, Pemcam Cipeundeuy Bantu Kebutuhan Sembako https://t.co/0uuwsqOmZD
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter